Connect With Us

9 Warga Batan Indah Jalani Pemeriksaan

Rachman Deniansyah | Minggu, 16 Februari 2020 | 18:00

Setelah menghentikan clean up area terpapar radiasi nuklir, kini sembilan warga sekitar akan diperiksa kesehatannya. Namun, hewan ternak di lokasi hingga kini masih sehat, terkecuali tanaman ada beberapa yang terkontaminasi, Minggu (16/2/2020). (Rachman Deniansyah / TangerangNews)

 TANGERANGNEWS.com-Sembilan warga Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan, akan menjalani pemeriksaan kesehatan, mulai Senin (17/2/2010) besok. Pemeriksaan itu dilakukan sebagai antisipasi  terdapat warga yang terkontaminasi pancaran radiasi dari limbah radioaktif yang ditemukan di perumahan tersebut, sejak Januari lalu. 

 

Kepala Biro Humas dan Kerjasama Batan Heru Umbara, pemeriksaan bernama Whole body Counting (WBC) itu, akan dilakukan di Pusat Teknologi Keselamatan dan Metrologi Radiasi yang berlokasi di wilayah Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan. 

 

 

"Ya besok kita jemput sembilan orang yang dijadikan sampling itu. Lima orang hari Senin, empat orang hari Selasa," kata Heru di lokasi, Minggu (16/2/2020).

 

Heru menjelaskan, pemeriksaan itu akan mengetahui ada atau tidaknya warga yang terkontaminasi.  "Seperti CT Scan di rumah sakit. Nanti akan diperiksa dengan keadaan tiduran, selama 20-30 menit," tuturnya. 

 

Heru menambahkan, selain warga sekitar, Batan juga akan melakukan pemeriksaan terhadap hewan dan tumbuhan sekitar.  Pantauan di lokasi, terdapat sejumlah hewan ternak masih berkeliaran di sekitar lokasi dan tidak ada yang mendadak terserah penyakit. 

 

Sementara, untuk tanaman yang tumbuh di sekitar lokasi sudah terkontaminasi.  "Tanaman terkontaminasi tinggal dibuang tapi dibatas level yang rendah sekali," jelasnya.

OPINI
Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi

Jumat, 18 September 2026 | 20:40

Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

KAB. TANGERANG
Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Tak Dapat Bantuan Air Bersih, Warga Pagedangan Pakai Air Sungai hingga Terserang Penyakit Kulit

Sabtu, 19 September 2026 | 21:48

Kekeringan selama lima bulan terakhir memaksa warga bantaran Sungai Cimanceuri, Desa Karang Tengah, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, menggunakan air sungai untuk kebutuhan sehari-hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill