Connect With Us

Area Bebas Paparan Radioaktif Mulai Dipersempit

Rachman Deniansyah | Senin, 17 Februari 2020 | 18:16

Kepala Biro Hukum Humas dan Kerjasama Batan Heru Umbara. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Tenaga Nuklir (Batan) dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) mempersempit area bebas radiasi yang ditemukan di Perumahan Batan Indah, Setu, Tangerang Selatan, Senin (17/2/2020).

Area bebas radiasi yang awalnya berjarak 200 meter, dipersempit menjadi sekitar 50 meter dari titik temuan material radioaktif jenis Caesium 137 tersebut.

Kepala Hukum Humas dan Kerjasama Batan Heru Umbara menyatakan, atas penyempitan itu, masyarakat kini sudah tak perlu merasa khawatir lagi. 

"Sekali lagi saya tegaskan masyarakat tak perlu khawatir dan tetap bisa beraktivitas seperti biasa. Tidak perlu takut, engga perlu pakai masker, saya juga kan warga sini," ungkap Heru di lokasi, Senin (17/2/2020).

Namun, meski demikian, masyarakat tetap dilarang untuk memasuki lokasi clean up atau pembersihan paparan radiasi tersebut.

"Silahkan tetap beraktifitas, saya juga warga di sini, yang tidak boleh adalah masuk ke spot yang saat ini akan kita clean up," katanya. 

Pantauan TangerangNews , garis polisi yang sebelumnya terbentang hingga ke jalanan warga, kini sudah menyempit. Garis kuning itu kini hanya membentang di seputaran lokasi penemuan saja. 

Di lokasi, Satuan KBR Gegana masih melakukan penjagaan ketat di sekitar lokasi. (RMI/RAC)

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

OPINI
Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Darurat Perundungan, Saatnya Islam Menjadi Solusi Hakiki

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:02

Orang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill