Connect With Us

Jembatan di Setu Terendam Luapan Sungai Cisadane, Akses Warga Terputus

Rachman Deniansyah | Senin, 24 Februari 2020 | 14:10

Kondisi jembatan di Kampung Koceak, Keranggan, Setu, Tangsel, saat terendam air luapan sungai Cisadane, Senin (24/2/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Sungai Cisadane kembali meluap. Kali ini, air luapan tersebut telah merendam sebuah jembatan  yang terletak di Kampung Koceak, RT04/02, Keranggan, Kecamatan Setu, Tangerang Selatan.

Jembatan yang menghubungkan antara permukiman warga dengan Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Ranca Bulan itu pun sempat tak bisa diakses warga. 

Ditemui di lokasi, Awing, 53, seorang warga sekitar menuturkan, luapan sungai Cisadane ini terjadi lantaran adanya kiriman air dari Bogor serta hujan yang terus mengguyur sejak malam hari.

"Semalam kan hujan, nah paginya ini air sungai mulai meluap," kata Awing di lokasi, Senin (24/2/2020).

Kondisi jembatan di Kampung Koceak, Keranggan, Setu, Tangsel, saat terendam air luapan sungai Cisadane, Senin (24/2/2020).

Dikatakan Awing, luapan air sungai yang kini kian surut itu sempat merendam jembatan lebih dari satu meter. 

Namun saat Tangerangnews di lokasi, rendaman air luapan itu kini hanya tinggal sekitar 50 centimeter atau sebetis orang dewasa. 

"Kalau pagi tadi sampai dua meteran. Itu aja pohon pisang sampai kerendam enggak kelihatan," ujar dia. 

Sementara, seorang warga lainnya, Ujang, 61, mengatakan, luapan air sungai yang merendam akses warga satunya-satunya itu sangat menghambat aktivitas warga. 

Menurutnya, banyak warga yang memanfaatkan jembatan itu untuk mencari pakan ternak yang ada di sekitar lokasi. 

"Ya warga jadi enggak bisa nyari rumput buat kambing sama sapinya. Itu aja ada orang abis nyari rumput, motornya ditinggal, karena pulangnya enggak bisa nyebrang," ucapnya. 

Ia berharap agar jembatan yang kerap terendam luapan sungai Cisadane itu dapat diperbaharui menjadi lebih tinggi.

"Karena sangat menghambat warga. Apalagi kalau misalnya ada yang meninggal. Itu enggak bisa dimakamin. Soalnya enggak bisa nyebrang," tutupnya.(RAZ/HRU)

KAB. TANGERANG
Pria di Tangerang yang Aniaya WNA Pakai Ulekan Terancam 9 Tahun Penjara

Pria di Tangerang yang Aniaya WNA Pakai Ulekan Terancam 9 Tahun Penjara

Senin, 5 Oktober 2026 | 17:26

Polisi menetapkan pria berinisial MIM, 28, sebagai tersangka dalam kasus pencurian dengan kekerasan yang terhadap warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan berinisial NST, 62, yang terjadi di sebuah rumah cluster, Taman Puspa, Kawasan Citra Raya

TANGSEL
Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Fokus Kesehatan dan Pendidikan S3 Jadi Alasan Mukroni Lepas Jabatan Kadispora Tangsel

Jumat, 2 Oktober 2026 | 21:59

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memberikan klarifikasi resmi terkait langkah Mukroni yang memilih melepaskan jabatannya sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

BANTEN
Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Senin, 5 Oktober 2026 | 10:39

Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill