Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Guyuran hujan sejak tadi malam kembali membuat Perumahan Maharta, Pondok Kacang Timur, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, terendam bajir, Selasa (25/2/2020).
Debit air yang mulai datang sejak dini hari telah naik hingga ketinggian satu meter.
"Air naiknya jam 4 pagi, saat ini sudah sekitar satu meteran tingginya. Ini karena hujan deras yang semalam sampai pagi ini enggak berenti-berenti," ucap seorang warga, Paul.
Paul menyebut, banjir yang dialami kali ini merupakan musibah kedua yang dialami oleh warga Perumahan Maharta, dalam kurun waktu dua bulan.
"Ini kedua kalinya. Pertama pas tahun baru itu juga banjir berhari-hari. Memang air sama seperti awal tahun itu cepat sekali naiknnya," ucapnya.
Saat ini, Paul masih terus berjaga-jaga tak jauh dari rumahnya untuk memantau ketinggian air yang terus naik.
"Ini kita lagi mantau saja. Takut hujan enggak berhenti banjir terus naik. Jadi siap-siap buat angkut barang," katanya.
Pantauan TangerangNews, ketinggian air di Perumahan Maharta telah sampai ke pintu masuk komplek.
Sebagian warga setempat telah mengamankan kendaraan mobil dan motor yang diparkirkan di pinggir jalan dekat pintu masuk perumahan tersebut.(RAZ/HRU)
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGPT PLN (Persero) memberikan diskon biaya penyambungan tambah daya listrik sebesar 50 persen melalui program “Energi Berdikari” dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81. Promo tersebut berlaku mulai 22 Oktober hingga 4 November 2026.
International Media Support (IMS) dari Denmark bersama Suara.com menggelar Local Media Summit (LMS) 2026 di Manhattan Hotel Jakarta, 22-23 Oktober 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews