Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar
Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TANGERANGNEWS.com-Banjir kembali merendam sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan. Kampung Bulak dan Perumahan Pondok Maharta menjadi lokasi terdampak terparah.
Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Tangsel pun mengirimkan mesin pompa untuk mempercepat air surut di dua lokasi tersebut, Selasa (25/2/2020).
Kepala DPU Kota Tangsel Aries Kurniawan mengatakan, pompa portable dan perahu karet telah diterjunkan.
"Kami terjunkan dua perahu karet dan dua pompa portable di Pondok Maharta. Untuk Kampung Bulak, kami juga terjunkan dua perahu karet dan dua pompa portable. Kami terjunkan juga belasan personel di lokasi," papar Aries, Selasa (25/2/2020).

Arie menambahkan, bantuan berupa pompa itu dapat mempercepat surutnya air di dua lokasi tersebut.
"Sehingga, nantinya bakal memudahkan petugas dalam melakukan evakuasi korban banjir di Pondok Maharta dan Kampung Bulak," sambungnya.
Diketahui, hujan deras yang mengguyur sejak malam hari, telah mengakibatkan banjir di sejumlah titik.
Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel, terdapat tiga titik yang terendam banjir. Ketiga lokasi yang berada di Kecamatan Pondok Aren itu, diantaranya Kampung Bulak, Perumahan Pondok Maharta, dan Jurangmangu Barat.
Ketinggian air di tiga lokasi itu bervariasi. Sementara yang terparah, dialami oleh warga Kampung Bulak, karena ketinggian air mencapai 1,5 meter. (RMI/RAC)
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
TODAY TAGBINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merekonstruksi Jembatan Merpati Raya di Kelurahan Sawah Baru, Kecamatan Ciputat, mulai Oktober hingga Desember 2026.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews