Connect With Us

Polisi Ungkap Pemicu Motor Terbakar di SPBU Pamulang

Rachman Deniansyah | Selasa, 10 Maret 2020 | 17:22

Tampak kondisi motor yang hangus terbakar di SPBU Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (10/3/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto memaparkan pemicu kebakaran motor di sebuah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pamulang, Jalan Pajajaran, Pamulang, Tangsel, Selasa (10/3/2020).

Totok mengatakan, motor berwarna merah hitam milik Syamsul itu terbakar karena adanya arus pendek listrik. 

Totok menjelaskan, Syamsul yang saat itu usai mengisi bensin pada sebuah jerigen tak menyadari bahwa ada percikan api yang bersumber dari arus listrik pada motornya itu.

Percikan api itu, kata Totok, muncul saat Syamsul sedang menyalakan motornya dengan cara mengadukan sambungan kabel tembaga.



"Motor yang dikendarai pengisi bensin menggunakan jeriken (Syamsul) ini, ternyata tidak menggunakan kontak yang normal. Melainkan dengan sambungan kabel tembaga," paparnya.

Namun yang tak disangka, kata Totok, percikan api dari kabel itu kemudian menyambar bensin yang dibelinya.

Kemudian, saat percikan api terjadi, bensin di dalam jerigen tumpah sehingga bensin yang disusul api itu melebar dan membakar  mobil Suzuki Ertiga yang tengah dipajang untuk dijual.

"Yang terbakar satu motor dan mobil yang dipajang akan dijual pihak showroom," sambungnya.

Meski demikian, Totok memastikan bahwa tidak ada korban jiwa pada peristiwa kebakaran itu. (RMI/RAC)

BANTEN
Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sukses Jalankan Program Desa Berdaya, PLN UID Banten Borong Dua Penghargaan Platinum La Tofi 2026 

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 07:04

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua predikat Platinum Alignment pada ajang La Tofi 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill