Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta
Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany menganjurkan warganya untuk bersalaman dengan cara seperti kaum muslim, yakni dengan merapatkan kedua tangan, dan tidak bersentuhan dengan orang yang disalaminya.
Hal itu berkenaan dengan ditetapkannya status Pandemi (menyebar luas) virus COVID-19 atau yang tenar disebut virus Corona oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Status Pandemi sendiri ditetapkan, karena virus tersebut telah menyebar ke hampir seluruh dunia.
Menurutnya, untuk menghindari diri terinfeksi dari virus Corona bisa dilakukan dengan hal kecil, seperti menjaga daya tahan tubuh, dan bersalaman.

"Coba hal kecil saja, misalnya bersalaman kita begini (mencontohkan cara bersalaman ala muslim)," ungkap Airin di Puspemkot Tangsel, Ciputat, Tangsel, Jumat (13/3/2020).
Airin menuturkan, bersalaman layaknya kaum muslim itu dianjurkan karena sebagai langkah pencegahan (preventif) saja.
"Untuk menjaga aja sebetulnya. Jadi bukan karena apa-apa. Itu hanya sebagai preventif saja," kata dia.
Menurutnya, cara bersalaman seperti itu dipilihnya, juga karena telah sesuai dengan apa yang diajarkan oleh agama Islam.
"Jadi terserah masyarakat mau seperti apa, ya untuk pengalaman kita tidak apa-apa, kita salaman ala umat muslim dan untuk jaga wudu juga kan," tutur Airin.
"Kalau memang kita muslim, saya juga dari dulu disuruhnya jaga wudu, ya sudah benar lah," sambungnya.
Dikatakan Airin, salaman ala kaum muslim itu juga lebih baik, jika dibandingkan gaya salaman yang baru-baru ini muncul.
"Mending begini (bersalaman ala muslim), dari pada yang ada di luar sana, ada-ada saja. Pakai kaki lah, pakai siku lah," pungkasnya. (RMI/RAC)
Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.
TODAY TAGKematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, kini semakin praktis. Perum DAMRI secara resmi mengoperasikan rute pemadu moda baru yang menghubungkan Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang langsung ke Tanjung Lesung
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews