Connect With Us

Banten Akhirnya Ungkap Identitas Korban Corona Pondok Aren

Rachman Deniansyah | Selasa, 17 Maret 2020 | 23:49

Ilustrasi Virus Corona. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Banten, Ati Pramudji akhirnya membuka informasi atas adanya pasien asal Tangerang Selatan yang meninggal akibat positif Corona. 

Dia menyatakan, itu merupakan hasil informasi dari pusat. 

Ati menjelaskan, korban meninggal Senin sore 16 Maret 2020. 

Jadi, kata Ati, dengan kata lain, kabar yang pertama disampaikan oleh Gubernur Banten Wahidin Halim itu merupakan informasi yang benar. 

Ati yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten itu menyebut, bahwa pasien meninggal asal Pondok Aren, Tangsel, itu merupakan pasien nomor 35.

"Pasien 35 yang meninggal yang disampaikan dalam Laporan Gugus Tugas Covid-19 Dinas Kesehatan Provinsi Banten, berjenis kelamin perempuan usia 57 tahun. Alamat Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan," ungkap Ati melalui pernyataan resmi yang diterima TangerangNews, Selasa (17/3/2020) malam. 

Menurutnya, hal ini perlu diluruskan. Terlebih, dengan adanya informasi yang menyebutkan bahwa informasi dari Gubernur Banten tak benar. 

Camat dan Lurah di Pondok Aren sendiri lah yang salah,  karena menganggap yang meninggal merupakan keluarga yang dianggap suspect corona oleh mereka sendiri. 

Ia pun menerangkan, penyampaian informasi itu pun telah sesuai, dengan Surat Edaran Menkes HK.02.01/Menkes/199/2020 tentang Komunikasi Penanganan Covid 19.

"Bahwa kepala daerah dapat menyebarkan informasi sesuai protokol salah satunya dengan menginformasikan peta sebaran yang bertujuan untuk langkah antisipasi bagi masyarakat," terangnya. 

Sementara itu, Gubernur Banten Wahidin Halim menyatakan, pemerintah daerah dituntut masyarakat untuk bisa menginformasikan peta sebaran virus corona agar masyarakat tahu, antisipasi, serta tidak mudah keluar rumah jika tidak terlalu penting. 

"Itu sebabnya dikeluarkan KLB dan kebijakan belajar di rumah," tegasnya.

"Bahkan, saat ini sedang dibahas soal bekerja di rumah. Agar penyebaran virus tidak berkembang dengan cepat di Banten," pungkas Wahidin.(DBI/HRU)

NASIONAL
Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Horor! Lagi Live Penelusuran Cari Penampakan, Tiktokers Ini Malah Temukan Mayat Membusuk di Bekas Tempat Wisata

Senin, 16 Februari 2026 | 10:13

Tiktokers dengan akun Tim Trobos Mitos dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat saat tengah melakukan siaran langsung di kawasan bekas objek wisata Kampung Gajah, Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat

KAB. TANGERANG
PLN Resmikan SPKLU 400 kW di Scientia Garden Gading Serpong

PLN Resmikan SPKLU 400 kW di Scientia Garden Gading Serpong

Minggu, 15 Februari 2026 | 13:09

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Banten meresmikan fasilitas pengisian daya berkapasitas besar dengan hadirnya SPKLU Center Signature 400 kW di Scientia Garden, Gading Serpong, Kabupaten Tangerang.

PROPERTI
Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Rayakan 50 Tahun, Summarecon Awards 2026 Apresiasi Mitra di Balik Pertumbuhan Penjualan 27%

Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:47

Menandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.

TOKOH
Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Deretan Kasus dan Kontroversi Habib Bahar Bin Smith, Terbaru Diduga Ikut Aniaya Anggota Banser di Cipondoh

Selasa, 3 Februari 2026 | 21:28

Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill