Connect With Us

Pakai Kipas Angin, Cara Warga Cornelia Residence Disinfektan Warga

Rachman Deniansyah | Rabu, 25 Maret 2020 | 12:23

Warga yang sedang disemprot dengan blower disinfektan saat ingin memasuki perumahan Cornelia Residence, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (25/3/2020). (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Warga Perumahan Cornelia Residence, Pondok Jagung, Serpong Utara, Tangerang Selatan berinisiatif menyiapkan kipas angin (blower) penyemprot disinfektan guna mencegah penyebaran wabah COVID-19.

Setidaknya terdapat dua unit blower desinfektan yang terpasang tepat di depan gerbang perumahan. Blower tersebut dioperasikan bagi warga yang hendak masuk ke dalam perumahan.

Penyemprotan itu pun menjadi syarat bagi siapapun yang hendak masuk perumahan tersebut.  

Warga yang sedang disemprot dengan blower disinfektan saat ingin memasuki perumahan Cornelia Residence, Serpong Utara, Tangerang Selatan, Rabu (25/3/2020).

“Ini swadaya warga untuk melindungi lingkunganya dari virus Corona (COVID-19). Dan berlaku bagi siapa saja yang memasuki kawasan perumahan. Wajib melewati blower disinfektan,” ujar Totok Suryaningtiyas, warga yang ditunjuk sebagai ketua keamanan dan mitigasi perumahan tersebut, Rabu (25/3/2020)

Totok mengatakan, sebelum melewati blower disinfektan, setiap warga juga diwajibkan untuk mencuci tangan dengan sabun yang juga disediakan di pintu gerbang. 

"Hal itu berlaku bagi siapa saja. Mulai dari warga perumahan, pedagang, pengemudi online sampai tetamu warga," sambungnya. 

Selain itu, kata Totok, gerakan melawan virus COVID-19 ini, pihaknya juga telah melakukan langkah pencegahan, yakni dengan membagikan hand sanitizer. 

“Ibu-ibu rumah rangga membagikan ke rumah-rumah. Masing-masing rumah mendapatkan satu botol hand sanitizer. Jadi sudah ada pencegahan di rumah, sekarang dilakuan pencegahan wilayah,” tuturnya.

Ia berharap agar pemerintah daerah dapat memberikan bantuan kepada lingkungan perumahan untuk melakukan hal serupa. 

"Sehingga Kota Tangerang Selatan dan kawasan lainnya bisa tercegah dari wabah virus Corona," pungkasnya.(RAZ/HRU)

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill