Connect With Us

28 orang Positif COVID-19, Tangsel Terbanyak di Tangerang Raya

Rachman Deniansyah | Sabtu, 28 Maret 2020 | 18:59

Ilustrasi Positif Virus Corona (Covid-19). (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Jumlah warga Kota Tangerang Selatan yang terkonfirmasi positif terjangkit virus Corona melonjak. Hari ini, Sabtu (28/3/2020) berdasarkan publikasi Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Tangsel, hingga pukul 15.00 WIB bertambah 11 orang.

Berdasarkan data tersebut, warga Tangsel yang dinyatakan positif terjangkit COVID-19 berjumlah 28 orang, dengan 3 orang meninggal dunia.

Tangsel pun menjadi wilayah terbanyak di Tangerang Raya yang warganya dinyatakan terjangkit virus yang sedang mengguncang dunia. 

Publikasi di situs info Corona Pemerintah Provinsi Banten, https://infocorona.bantenprov.go.id, hingga Sabtu (28/3/2020), kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Tangerang sebanyak 18 orang (satu orang sembuh), Kota Tangerang sebanyak 21 orang (empat orang meninggal dunia).

Sebaran wilayah warga Tangsel yang positif terjangkit virus Corona itu diantaranya di Kecamatan Pondok Aren yaitu 2 pasien di Kelurahan Pondok Aren, 3 pasien di Kelurahan Pondok Pucung, 1 pasien di Jurangmangu Barat, 1 pasien di Jurangmangu Timur,  1 pasien di Pondok Betung, 3 pasien di Pondok Kacang Timur, 1 pasien di Pondok Kacang Barat, dan 3 pasien di Kelurahan Parigi. 

Kecamatan Pamulang, terdapat 1 pasien di Kelurahan Pamulang Barat, dan 2 pasien di Kelurahan Benda Baru. 

Kecamatan Ciputat Timur hanya terdapat 1 pasien positif, yakni di Keluraha  Cempaka Putih. 

Sedangkan untuk Kecamatan Ciputat, terdapat 1 di Kelurahan Ciputat, 3 di Kelurahan Jombang, dan 2 pasien di Sawah Baru. 

Untuk Kecamatan Setu, terdapat 1 pasien dinyatakan COVID-19, yakni berasal dari Kelurahan Bakti Jaya. 

Kecamatan Serpong Utara juga terdapat 1 pasien yang dinyatakan positif, yakni warga Kelurahan Paku Alam. 

Terakhir, di Kecamatan Serpong juga terdapat 1 pasien yang dinyatakan positif, yakni warga Kelurahan Lengkong Gudang. 

Peningkatan itu pun rupanya juga terjadi pada kasus orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). 

Kasus ODP mengalami peningkatan sebanyak 31 kasus. Sehingga, yang sebelumnya 207 kasus, saat ini telah mencapai 238 kasus.(RMI/HRU)

BANTEN
Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Kapolda Banten Sebar Nomor Pribadi, Terima Aduan Kamtibmas dan Keadaan Darurat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:30

Kapolda Banten Irjen Pol. Hendra Kurniawan membuka akses nomor pribadinya, yakni 0811-1123-9696 bagi masyarakat yang ingin menyampaikan pengaduan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

KAB. TANGERANG
Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Bakar Sampah Picu 6 Jam Kebakaran Gudang Paralon di Legok, Pekerja Jebol Tembok Selamatkan Diri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:42

Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill