Connect With Us

Gunakan Mobil Dinas saat Deklarasi Relawan, Benyamin Dipanggil Bawaslu

Rachman Deniansyah | Rabu, 1 April 2020 | 19:27

| Dibaca : 317

Bakal Calon Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama para relawan Rumah Sahabat Ben, Kamis (12/3/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan memanggil Benyamin Davnie, Wakil Wali Kota yang saat ini kembali maju di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan. 

Komisioner Bawaslu Kota Tangsel Slamet Santosa menerangkan, pemanggilan tersebut didasari atas adanya informasi dari masyarakat yang diterima lembaga pengawas di Pilkada Tangsel tersebut.

"Informasi dari masyarakat terkait penggunaaan mobil dinas di kegiatan deklarasi relawan. Itu informasinya seperti itu," kata Slamet, Rabu (1/3/2020).

Slamet menjelaskan, dalam pemanggilan tersebut, pihaknya baru meminta keterangan terkait adanya laporan penggunaan mobil dinas itu.

"Karena untuk menindaklanjuti informasi awal itu, selanjutnya kita meminta keterangan orang yang diduga (Benyamin)," katanya. 

Hasil keterangan dari Benyamin, kata dia, kemudian akan dianalisa. "Setelah analisa, ada pleno, setelah pleno baru diputuskan, ada pelanggaran atau tidak," sambungnya. 

Saat ini, Bawaslu Tangsel belum dapat memastikan apakah kasus tersebut masuk kategori pelanggaran atau bukan. Sebab, kata dia, pihaknya harus melakukan kajian terlebih dahulu. 

"Kalau bicara hukumnya, informasi awal yang kita lihat bukan dalam kapasitas sekarang, karena sekarang belum ada calon (wali kota). Makanya kita lihat hal lain. Misal ada program atau kegiatan," katanya.

"Yang ada di berita, itu cuma deklarasi dan ada orang ngumpul. Setelah ini kan ada analisa terhadap pernyataan yang disampaikan. Nanti baru kita plenokan. Setelah itu baru kelihatan ada pelanggaran atau tidak," sambungnya.

Ia menegaskan kepada para bakal calon yang mencalonkan diri di Pilkada Tangsel, agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. 

"Sebab Pilkada ini diawasi oleh Bawaslu. Nah, hal-hal sekecil apapun akan kita dalami.  Informasi sekecil apapun akan kita dalami, ada dugaan atau tidak," tegasnya. 

Sementara itu, Benyamin Davnie saat dikonfirmasi menyakini dirinya tidak melanggar aturan. 

"Terkait dengan kehadiran saya pada waktu deklarasi Rumah Sahabat Ben beberapa waktu lalu. Ya, saya memang hadir di situ sebagai Wakil Wali Kota Tangsel," katanya.  

Sebab menurutnya, ia pun belum merasa sebagai calon, karena belum mendaftarkan dirinya secara resmi sebagai calon. 

"Calon kan belum,  bakal calon belum. Saya juga belum daftar ke KPU.  Emang kehadiran saya di situ sebagai Wakil Wali Kota, makanya saya menggunakan kendaraan dinas.  Karena kebetulan hari itu ada dua kegiatan dinas yang saya hadiri," tutupnya.(RMI/HRU)

BISNIS
Bingung Salurkan Hobi? Kini Hadir IndoHobi.id di Tengah Pandemi

Bingung Salurkan Hobi? Kini Hadir IndoHobi.id di Tengah Pandemi

Sabtu, 3 Oktober 2020 | 20:37

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 mengakibatkan hampir seluruh aktifitas

BANTEN
Terjatuh, Lansia Tewas di Pelabuhan Merak

Terjatuh, Lansia Tewas di Pelabuhan Merak

Sabtu, 17 Oktober 2020 | 11:13

TANGERANGNEWS.com-Seorang wanita berusia 75 tahun menghembuskan nafas

HIBURAN
VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

VIDEO : Pria Ini Kaget Lihat Tagihan Makan di Restoran Mewah

Minggu, 20 September 2020 | 11:50

TANGERANGNEWS.com-Video yang memperlihatkan seorang pia makan di restoran mewah viral di media sosial. Hal itu karena jumlah tagihan harga makanan yang fantastis, bahkan mengejutkan si pria tersebut

KOTA TANGERANG
WH Sentil Wali Kota Tangerang Soal Kerumunan Warga di Gedung Cisadane

WH Sentil Wali Kota Tangerang Soal Kerumunan Warga di Gedung Cisadane

Senin, 19 Oktober 2020 | 19:10

TANGERANGNEWS.com–Kerumunan warga saat mendaftar sebagai penerima program Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Gedung Cisadane, Kota Tangerang disorot Gubernur Banten Wahidin Halim (WH)

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil