Pelatih Persita Puas Meski Tumbang 0-2 dari Persija
Sabtu, 31 Januari 2026 | 20:37
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TANGERANGNEWS.com-Penerapan pembataaan sosial berskala besar (PSBB) di wilayah Kota Tangerang Selatan mulai diberlakukan hari ini, Sabtu (18/4/2020).
Dalam pelaksanaan PSBB ini, Pemerintah Kota Tangsel telah menetapkan tujuh titik lokasi pengecekan (check point), salah satunya yakni posko check point Sandratek di Jalan Ir. H. Juanda, lokasi yang berbatasan langsung dengan wilayah DKI Jakarta.

Saat di lokasi, Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Ciputat Iptu Wagimin menyebut bahwa dalam pelaksanaan operasional posko di hari pertama ini, masih terdapat sejumlah kekurangan fasilitas.
Menurut pantauan sekitar pukul 10.30 WIB, posko tersebut belum menyediakan masker, serta hingga hand sanitizer.
"Alhamdulullah ya kita hari ini melaksanakan PSBB yang pertama. Yang pertama ini masih banyak kekurangan dari kita, mudah-mudahan ke depan kekurangan itu bisa dilengkapi," ungkap Wagimin di lokasi, Sabtu (18/4/2020).
Kendati demikian, petugas gabungan yang terdiri dari unsur Polisi, TNI, Satpol PP, dan Dishub tetap melaksanakan tugas dan fungsinya di posko tersebut.
Terpantau, terdapat puluhan kendaraan yang terjaring pelanggaran pada penerapan PSBB perdana ini.
Dijelaskan Wagimin, pelanggaran itu masih diominasi oleh pembatasan jumlah penumpang kendaraan.
"Tadi bisa dilihat banyak pelanggaran yang masih berboncengan sepeda motor dan mobil yang muatannya tidak menjaga jarak," pungkasnya.(RMI/HRU)
Persita Tangerang harus mengakui keunggulan tim tamu Persija Jakarta setelah kalah dengan skor 0-2 pada pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026.
TODAY TAGMemilih toko vape yang tepat adalah kunci mendapatkan produk original dengan harga yang fair. Vapeo Vapestore telah menjadi pilihan utama para vaper di Kabupaten Tangerang
Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menempatkan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebagai wilayah dengan angka partisipasi pendidikan tertinggi di Provinsi Banten.
Komisi X DPR RI menyoroti sejumlah masalah di Banten. Fokus utama pada tingginya angka pemuda dalam kategori NEET atau tidak bekerja (not in employment), tidak bersekolah (education) dan tidak mengikuti pelatihan (training).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews