Connect With Us

Satgas DPRD Sumbang Ratusan APD untuk RS di Tangsel

Rachman Deniansyah | Senin, 20 April 2020 | 18:43

Satgas Daerah Lawan COVID-19 DPRD Tangsel saat menyerahkan bantuan ratusan APD, Senin (20/4/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Tugas Daerah (Satgasda) Lawan COVID-19 DPRD Tangsel mulai bergerak. Ratusan alat pelindung diri (APD) pun disumbangkan kepada tiga rumah sakit (RS) di Tangsel, Senin (20/4/2020).

Satgasda yang diketuai politisi Partai Gerindra Ahmad Syawqi itu, menyumbangkan 100 buah baju hamzat, 20 buah kacamata gogles, 10 boks masker medis dan 50 unit rapid test kepada RSUD Kota Tangsel, RS Medika BSD dan RS Assobirin.

"Bantuan ini belum seberapa bila dibandingkan dengan perjuangan yang dilakukan oleh tenaga medis yang berjibaku digaris depan dalam penanganan COVID-19," ujar Syawqi saat penyerahan APD tersebut.

Anggota Komisi II DPRD Tangsel itu mengajak masyarakat turut mendukung para tenaga medis. Caranya, kata dia, dengan mematuhi ketentuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang tengah berlaku di Tangsel.

Satgas Daerah Lawan COVID-19 DPRD Tangsel saat menyerahkan bantuan ratusan APD, Senin (20/4/2020).

"Kita harus hargai dan hormati pengorbanan para tenaga medis ini. Ini yang bisa kami lakukan dan bagi masyarakat Tangsel tolong juga hormati perjuangan mereka ini dengan mengikuti arahan dari pemerintah untuk menaati apa yang sudah diatur dalam PSBB," tambahnya.

Ketua DPRD Tangsel Abdul Rosyid, yang juga selaku Dewan Pengawas Satgasda Lawan COVID-19 Tangsel mengapresiasi aksi kemanusiaan yang dilakukan jajarannya tersebut.

"Saya mengapresiasi pembentukan Satgas ini. Kita semua harus bekerjasama memutus mata rantai penyebaran COVID-19," ujarnya. (RMI/RAC)

NASIONAL
Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Jangan Sampai Kurban Tidak Sah, Ini Ciri Hewan yang Ditolak dalam Islam

Selasa, 12 Mei 2026 | 21:06

Ibadah kurban memiliki syarat tertentu, termasuk kondisi hewan yang akan disembelih. Dalam syariat Islam, tidak semua hewan bisa dijadikan kurban. Ada sejumlah cacat dan kondisi tertentu yang membuat hewan kurban menjadi tidak sah.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

AYO! TANGERANG CERDAS
Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Siswa Miskin 90 Persen Berpeluang Tembus Masuk Sekolah Favorit Pada SPMB 2026

Senin, 11 Mei 2026 | 08:18

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill