200 Perdagang Gulung Tikar Buntut Revitalisasi Pasar Kronjo Mangkrak
Senin, 2 November 2026 | 22:39
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TANGERANGNEWS.com-Pemberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Kota Tangerang Selatan diperpanjang mulai hari ini, Sabtu (2/5/2020).
Perpanjangan itu pun tertuang di dalam Keputusan Wali Kota Tangsel Nomor 338/kep.137-Huk/2020 tentang perpanjangan pemberlakuan PSBB dalam rangka penanganan COVID-19.
"Kami putuskan memperpanjang pelaksanaan PSBB pada hari ini, sampai dengan batas waktu yang ditentukan dalam Keputusan Gubenur Banten terkait PSBB (yang belum dikeluarkan)," ujar Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany, Sabtu (2/5/2020).
Pada jilid kedua ini, Pemkot Tangsel akan menerapkan hal yang agak berbeda dengan PSBB sebelumnya. Para pelanggar akan diberikan sanksi lebih tegas. Namun Airin tidak menyebutkan sanksi apa yang akan diberlakukan.
"Saya berharap betul kita semua disiplin dan kami di jajaran Pemkot bersama dengan Polres dan Kodim di periode ini kita akan meningkatkan kedisiplinan baik perusahaan-perusahaan yang masih beroperasi, maupun masyarakat yang masih berkerumun," ucap Airin.
Peningkatan kedisiplinan tersebut dilakukan lantaran masih banyak pelanggar yang tak mengindahkan peraturan PSBB di periode pertamanya.
"Mari sama-sama kita tingkatkan kedisiplinan,agar virus corona ini bisa berakhir. Karena dengan kedisiplinanlah, kita bisa memutus rantai penyebaran virus COVID-19 ini," pungkasnya. (RMI/RAC)
Sebanyak 200 pedagang di Pasar Tradisional Kronjo, Kabupaten Tangerang mengalami gulung tikar buntut proyek revitalisasi yang mangkrak.
TODAY TAGGelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.
Perdebatan mengenai pajak pembalut sesungguhnya bukan sekadar persoalan berapa rupiah yang harus dibayarkan perempuan ketika membeli kebutuhan menstruasi. Di balik transaksi kecil di pasar dan toko kelontong itu tersimpan persoalan besar
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan langkah jemput bola dengan membagikan kupon lapak relokasi kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang beraktivitas di Jalan Kiasnawi dan Jalan Ahmad Yani, Kota Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews