Connect With Us

Pengangguran Bertambah, Gelora Tangsel Dorong Pemkot Lakukan Ini

Rachman Deniansyah | Kamis, 7 Mei 2020 | 17:09

| Dibaca : 877

Sekretaris Umum DPD Partai Gelora Indonesia, Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka pengangguran terbuka (TPT) sebanyak 6,88 juta per Februari 2020. Angka tersebut naik 0,06 juta orang dibandingkan posisi Februari 2019 yang mencapai 6,82 juta orang. Angka pengangguran ini belum termasuk jumlah pengangguran yang terjadi selama pandemik Corona alias COVID-19.

Tentu saja hal ini menunjukan kalau pertumbuhan ekonomi tidak sesuai rencana. Angka pengangguran terbuka lebar. Bahkan tercatat, di propinsi Banten sendiri angka pengangguran mencapai sekitar 550,400 orang atau penyumbang terbesar angka pengangguran dengan presentase 8 persen dari jumlah pengangguran nasional.

Menurut Sekretaris Umum DPD Partai Gelora Indonesia, Kota Tangerang Selatan, Subkhan AS, persoalan ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tapi juga menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah dan Kabupaten/Kota. 

Salah satu penyebab begitu besarnya pertumbuhan jumlah pengangguran ini disebabkan karena, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2020 hanya tumbuh 2,97 persen. Terlebih saat ini Indonesia juga tengah menghadapi bencana pandemik COVID-19.

Berdasarkan catatannya, saat ini di Kota Tangerang Selatan ada sekitar 65 persen kegiatan usaha yang terdampak akibat mewabahnya COVID-19. Akibatnya sejumlah tenaga kerja mau tidak mau dirumahkan sementara.  

"Hampir semua sektor kegiatan usaha terdampak. Di satu sisi, masyarakat harus menjaga kesehatan agar tidak terdampak COVID-19, tapi dilain sisi, masyarakat juga harus memenuhi kebutuhan pokoknya. Mereka tidak bisa lagi melakukan kegiatan usahanya dengan leluasa atau bahkan beberapa harus rela kehilangan matapencahariannya karena harus dirumahkan. Ini kondisi yang sangat dilematis," ucapnya, Kamis (7/5/2020).

Sebab itu, Subkhan mendesak kepada pemerintah Kota Tangsel agar segera mengambil langkah cepat dan terukur untuk menyelamatkan kondisi kritis ini.

Menurutnya, salah satu yang dapat dilakukan pemerintah kota Tangsel adalah dengan melakukan perlindungan kepada pelaku kegiatan usaha. Hal ini ditujukan agar kegiatan roda perekonomian tetap berjalan. Sisi lain, lanjutnya, pemerintah juga mesti menjaga daya beli masyarakat dengan memberikan insentif yang fokus pada upaya membangkitkan kegiatan ekonomi lokal, seperti kegiatan UMKM.

"Kami melihat di tengah pandemik ini, masih ada sebagian kecil sektor UMKM yang hidup bahkan cenderung mengalami pertumbuhan yang bagus. Mereka mengandalkan jejaring pemasaran online dan ini cukup mendapat respon yang baik dari masyarakat. Di tengah kondisi seperti ini, industri UMKM mestinya bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah. Mengingat masyarakat membutuhkan produk alternatif sesuai dengan kondisi ekonomi hari ini, dan harusnya UMKM jadi solusi. Sebab varian produk dan harga yang ditawarkan UMKM jauh lebih kompetitif sehingga masyarakat beralih memburu produk UMKM," katanya.

Adapun, langkah-langkah yang dapat dilakukan oleh Pemkot misalnya, memangkas kewajiban pembayaran pajak penghasilan dan usaha selama pandemik COVID-19, memberikan dana bantuan tunai kepada masyarakat terdampak baik secara kesehatan maupun yang kehilangan pekerjaan secara tepat dan merata. Membangun atau memfasilitasi infrastruktur kegiatan promosi produk-produk lokal atau UMKM melalui situs online milik Pemkot Tangsel. 

Hal ini mesti dilakukan dengan tindakan yang terukur dan tepat. Pasalnya, sektor properti dan hiburan yang menjadi andalan pemasukan pendapatan daerah Kota Tangsel sudah tidak dapat diharapkan ditengah kondisi ekonomi yang sedang kritis seperti saat ini.

"Sebab, perekonomian daerah yang kuat akan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja serta mengurangi kemiskinan dan kesenjangan ekonomi. Tentu saja ini menjadi penting untuk memacu perekonomian nasional," pungkasnya. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Siswi Ini Diancam Diadili Gegara Tolak Pakai Rok di Atas Lutut

Siswi Ini Diancam Diadili Gegara Tolak Pakai Rok di Atas Lutut

Rabu, 13 Januari 2021 | 13:10

TANGERANGNEWS.com-Gadis muslim berumur 12 tahun diancam diadili di pengadilan

KOTA TANGERANG
Rumah Sakit di Kota Tangerang Kebanyakan Swasta, Megawati: Orientasi Bisnis

Rumah Sakit di Kota Tangerang Kebanyakan Swasta, Megawati: Orientasi Bisnis

Jumat, 15 Januari 2021 | 20:25

TANGERANGNEWS.com-Anggota DPRD Kota Tangerang Theresia Megawati memberikan perhatian khusus terkait rumah sakit umum daerah (RSUD) di Kota Tangerang yang jumlahnya hanya satu

SPORT
Soma Atmaja Jadi Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Tangerang

Soma Atmaja Jadi Ketua Pengcab Taekwondo Kabupaten Tangerang

Senin, 26 Oktober 2020 | 09:47

TANGERANGNEWS.com-Soma Atmaja terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia (TI) Kabupaten Tangerang periode 2020-2024. Dia menggantikan Achmad Taufik yang telah habis masa jabatannya

AYO! TANGERANG CERDAS
Pelajari Ilmu Jurnalistik hingga Kewirausahaan, 15 Peserta Rampungkan The Journalist Fellowship Program 

Pelajari Ilmu Jurnalistik hingga Kewirausahaan, 15 Peserta Rampungkan The Journalist Fellowship Program 

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 12:20

The Journalist Fellowship Program tahap pertama (Batch I) yang merupakan kolaborasi dari konsultan komunikasi Maverick Indonesia dengan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, rampung kemarin.

"Jika masa lalu tidak berjalan sesuai yang Anda inginkan, bukan berarti masa depan bisa menjadi lebih baik dari yang selalu Anda bayangkan"

@TangerangNews