Connect With Us

BIN Rapid Test Massal Warga Pondok Betung Tangsel

Rachman Deniansyah | Kamis, 14 Mei 2020 | 12:39

Staf Khusus KaBIN, Neno Hermiano saat menggelar rapid test massal di Kantor Kelurahan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (14/5/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar rapid test massal COVID-19 bagi ratusan warga di Kantor Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (14/5/2020).

Rapid test massal dilakukan dengan cara menjemput bola menggunakan mobil laboratorium yang dimiliki BIN. 

"Kita melakukan rapid test massal ini dengan menyediakan alat sebanyak 500 unit untuk warga Pondok Betung," ujar Staf Khusus KaBIN Neno Hermiano di lokasi, Kamis (14/5/2020).

Seorang warga Pondok Betung sedang menjalani rapid test di Kantor Kelurahan Pondok Betung, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (14/5/2020).

Rapid test massal itu menjadi kegiatan pro aktif yang dilakukan BIN dalam mendukung program pemerintah, yakni melakukan test yang masif, tracing yang agresif, serta isolasi yang ketat. 

"Wilayah ini terpilih karena merupakan episentrum penyebaran COVID-19. Dengan upaya kita ini yang dapat mendeteksi lebih awal dan diharapkan dapat memutus mata rantai COVID-19," papar Neno.

Petugas Medis sedang mengecek suhu tubuh warga.

Sejak pagi, warga mulai bergerombol memadati lokasi rapid test massal tersebut, lengkap dengan mengenakan masker.

Jika dalam hasil rapid test tersebut ada peserta yang hasilnya reaktif, maka pemeriksaan akan dilanjutkan dengan tahap selanjutnya, yakni dengan metode molekuler atau PCR (Polymerase Chain Reaction).

Sehingga bisa memastikan positif atau tidaknya warga tersebut terjangkit COVID-19.

Mobil Laboratorium.

"Kita juga melakukan swab test untuk orang-orang yang dalam pemantauan dan isolasi mandiri, di mana hasilnya akan lebih cepat yaitu dalam waktu lima jam. Sehingga akan memberikan kepastian kepada warga yang selama ini menjalani isolasi mandiri," tuturnya.

Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Kota Tangsel Tulus Muladiyono mengatakan kegiatan tersebut sangat dapat membantu Pemerintah Kota Tangsel dalam mencegah penyebaran COVID-19.

"Kami mengucapkan terimakasih kepada BIN yang telah melaksanakan rapid test di Kelurahan Pondok Betung dengan kapasitas 500 orang," singkatnya. (RAZ/RAC)

KAB. TANGERANG
Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Gadis 16 Tahun yang Kabur ke Apartemen PIK 2 Diduga Korban Kekerasan Seksual Modus Pengantin Pesanan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 20:46

Seorang siswi SMK berusia 16 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar) yang dilaporkan kabur ke apartemen kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Kabupaten Tangerang, diduga korban kekerasan seksual warga negara China.

TANGSEL
Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Korban Ledakan Pasar Cimanggis Luka Bakar 82 Persen, Pemkot Tangsel Tanggung Biaya Pengobatan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 22:54

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel memastikan mengawal penanganan medis dan pembiayaan perawatan korban ledakan ruko di kawasan Pasar Cimanggis yang terjadi pada Rabu 14 Oktober 2026, malam.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill