Connect With Us

Kisah Inspiratif Warga Cilalung Bantu Warga Terdampak COVID-19

Rachman Deniansyah | Rabu, 20 Mei 2020 | 18:15

Sejumlah warga Kampung Cilalung sedang berkumpul di depan sayur mayur yang di gantung di sebuah kayu hingga meyerupai jemuran yang berlokasi di lahan kosong, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (20/5/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Penyebaran wabah virus Corona atau COVID-19 telah menimbulkan sejumlah persoalan bagi kehidupan masyarakat, terutama dampak pada perekonomian. Tak sedikit warga Tangsel kini mengalami kesulitan ekonomi.

Kondisi demikian menumbukan semangat empati sejumlah warga Kampung Cilalung, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan untuk membantu warga terdampak COVID-19 di sekitarnya. 

Berbeda dengan yang lain, mereka memiliki cara unik dalam membantu warga yang kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, yaitu dengan menggantungkan sayur mayur di sebuah kayu hingga meyerupai jemuran yang berlokasi di lahan kosong. 

Murniati, seorang warga yang menjadi penggagas ide tersebut mengatakan, aksi tersebut digagas bersama 10 warga lainnya itu sejak Sabtu (16/5/2020) lalu. 

Bahan makanan.

Awalnya, ide itu muncul karena mereka melihat banyak warga terdampak COVID-19 di sekitarnya. 

"Akhirnya kami coba bantu sayuran dengan digantung. Setiap pagi sayuran kami gantung di situ (kayu), untuk warga secara gratis," ujar Murniati, Rabu (20/5/2020).

Saat pertama menjalankan aksi sosial itu, terlihat antusias warga. Seiring berjalannya waktu, bantuan pun ikut bertambah dari warga lainnya yang turut menyumbang.

Setiap pagi mereka menyerahkan berbagai jenis sayuran, tempe, tahu, hingga cabai untuk dibagikan secara gratis. 

sejumlah warga Kampung Cilalung, Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan untuk membantu warga terdampak COVID-19 di sekitarnya.

"Antusias warga semakin tinggi, jadi mekanisme sayuran didrop ke saya, atau ke lokasi langsung. Nanti dibantu ibu-ibu lain untuk dikemas, baru digantungkan, dan diambil warga membutuhkan yang sudah mengantre," tuturnya.

Atas partisipasi warga sekitar itu, kini jumlah bantuan pun terus meningkat. Saat ini saja, setidaknya sudah ada 85 bungkus yang digantungkan setiap hari, dari semula hanya berjumlah 40 bungkus. 

"Bantuan ini akan berlangsung selama COVID-19 masih ada. Tapi karena mendekati lebaran, bantuan terakhir itu hari Jumat, dan kembali berjalan setelah lebaran," pungkasnya. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANTEN
Trade Expo Indonesia 2026 Targetkan Transaksi 17,5 Miliar Dolar AS, UMKM Banten Didorong Pikat Pasar Global

Trade Expo Indonesia 2026 Targetkan Transaksi 17,5 Miliar Dolar AS, UMKM Banten Didorong Pikat Pasar Global

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:00

Trade Expo Indonesia (TEI) Ke-41 Tahun 2026 yang diselenggarakan di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, menargetkan nilai transaksi yang fantastis, yakni mencapai 17,5 miliar dolar AS.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill