Connect With Us

Aniaya Selingkuhan Suaminya, Wanita ini Ditangkap Polisi Usai Buron 3 Tahun

Rachman Deniansyah | Rabu, 20 Mei 2020 | 19:44

Ccf, 25, pelaku penganiayaan terhadap selingkuhan sang suami, yang ditangkap di wilayah Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/5/2020) (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Jajaran Kepolisian Sektor Pondok Aren berhasil menangkap wanita berinisial CCF, 25, yang menjadi pelaku penganiayaan, pada September 2017 lalu. 

Setelah buron selama tiga tahun dan sempat melarikan diri ke Kalimantan, CCF akhirnya ditangkap di kontrakannya di wilayah Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/5/2020). 

CFF ditetapkan menjadi tersangka lantaran telah menganiaya seorang perempuan berinisial OZS, 22, yang dicurigai telah berselingkuh dengan suaminya, AP, 24.

Kapolsek Pondok Aren Kompol Afroni Sugiarto mengatakan bahwa kejadian penganiayaan itu terjadi pada tiga tahun lalu. 

Insiden itu terjadi saat tersangka memergoki korban sedang berjalan bersama suaminya. Ketika itu, suami tersangka sedang mengajak korban untuk ikut menghadiri pesta pernikahan temannya. 

"Namun dalam perjalanan, AP (suami tersangka) berhenti di depan toko di jalan Cipadu Raya, untuk membeli amplop, dan ternyata tersangka sudah membuntutinya," ucap Afroni saat dikonfirmasi, Rabu (20/5/2020).

Melihat hal itu, tersangka naik pitam lantaran terbakar api cemburu. Tersangka pun langsung menghampiri korban. 

Korban penganiayaan.

"Tersangka mengatakan 'kenapa kamu jalan dengan suamiku?' Kemudian terjadi cecok mulut dan jambak-jambakan rambut. Tersangka langsung melempari dahi korban dengan menggunakan telepon genggam," sambungnya. 

Akibatnya, korban pun mengalami luka dan mengalami pendarahan di bagian dahinya. Korban yang dilarikan ke rumah sakit kemudian mendapatkan tindakan medis dengan empat jahitan pada bagian lukanya tersebut. 

Sehari berselang, orang tua korban yang tak terima anaknya dianiaya, langsung melaporkan peristiwa tersebut ke kepolisian. Tersangka pun digiring ke Mapolsek Pondok Aren untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Namun, saat proses pemeriksaan berlangsung, tersangka justru nekat kabur melalui jendela, dan berhasil melarikan diri hingga ke Kalimantan. 

Setelah tiga tahun berselang, proses penyelidikan pun tetap dilanjutkan. Hingga akhirnya polisi berhasil mencium keberadaan tersangka, yang diketahui telah balik ke kontrakan suaminya, yang berada di wilayah Bogor, Jawa Barat. 

Dengan cepat, jajaran polsek Pondok Aren pun mencoba menjemput tersangka. 

"Awalnya suami tersangka sempat mengelak. Namun, setelah dilakukan penggeledahan, tersangka sedang berada di kamar. Selanjutnya anggota mengamankan tersangka dan membawanya ke Mapolsek Pondok Aren untuk dilakukan penyelidikan," tuturnya. 

Setelah diinterogasi, tersangka pun akhirnya mengakui perbuatannya. Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 351 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan. 

"Modusnya ini tersangka cemburu kepada korban. Karena korban jalan dengan suami tersangka," pungkasnya. (RMI/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

BANTEN
PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

PLN Banten Selatan Ajak Dialog dengan Pelanggan, Bahas Kebutuhan Listrik untuk Dukung Pertumbuhan Usaha

Sabtu, 26 September 2026 | 10:16

PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Banten Selatan mempertemukan pelanggan dan jajaran PLN dalam Customer Partnership Forum 2026 di Lebak, Jumat 25 September 2026.

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill