Connect With Us

Viral, Aksi Pemuda Tutup Jalan Raya Serpong Demi Balap Liar

Rachman Deniansyah | Rabu, 20 Mei 2020 | 23:08

Tampilan screenshot video sekelompok pemuda yang menutup ruas Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan, demi menggelar balapan liar, pada Rabu (20/5/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi sekelompok pemuda yang menutup ruas Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan demi menggelar balapan liar,Rabu (20/5/2020), viral di media sosial.

Parahnya, aksi yang meresahkan warga itu dilakukan saat jam kerja, yakni pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB. 

Warga yang resah pun mengabadikan momen tersebut hingga viral di media sosial. 

Pada video berdurasi 12 detik itu, terlihat sekelompok pemuda tersebut menghentikan seluruh kendaraan yang hendak melintas. Setelah itu, mereka bersiap memanaskan mesin sepeda motor layaknya pembalap di garis start, dengan satu orang lainnya yang berperan memberikan aba-aba.

 

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Bayu Marfiando membenarkan kejadian tersebut. 

"Iya (di) Pos Alam Sutera kami stand by (bersiaga)," kata Bayu saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (20/5/2020).

Mengantisipasi peristiwa serupa kembali terjadi, personel kepolisian Polres Tangsel pun disiagakan. 

"Benar di Alsut (Alam Sutera), sudah kami antisipasi," pungkasnya. (RMI/RAC)

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

BANDARA
2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

2 Penerbangan Dibatalkan Dampak Kabut Asap Karhutla, Bandara Soetta Siapkan Langkah Mitigasi

Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:40

Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill