Connect With Us

Viral, Aksi Pemuda Tutup Jalan Raya Serpong Demi Balap Liar

Rachman Deniansyah | Rabu, 20 Mei 2020 | 23:08

Tampilan screenshot video sekelompok pemuda yang menutup ruas Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan, demi menggelar balapan liar, pada Rabu (20/5/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Aksi sekelompok pemuda yang menutup ruas Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan demi menggelar balapan liar,Rabu (20/5/2020), viral di media sosial.

Parahnya, aksi yang meresahkan warga itu dilakukan saat jam kerja, yakni pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB. 

Warga yang resah pun mengabadikan momen tersebut hingga viral di media sosial. 

Pada video berdurasi 12 detik itu, terlihat sekelompok pemuda tersebut menghentikan seluruh kendaraan yang hendak melintas. Setelah itu, mereka bersiap memanaskan mesin sepeda motor layaknya pembalap di garis start, dengan satu orang lainnya yang berperan memberikan aba-aba.

 

Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Bayu Marfiando membenarkan kejadian tersebut. 

"Iya (di) Pos Alam Sutera kami stand by (bersiaga)," kata Bayu saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (20/5/2020).

Mengantisipasi peristiwa serupa kembali terjadi, personel kepolisian Polres Tangsel pun disiagakan. 

"Benar di Alsut (Alam Sutera), sudah kami antisipasi," pungkasnya. (RMI/RAC)

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

TEKNO
Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Komdigi Panggil Google dan Meta Usai Tak Patuhi Aturan Pembatasan untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Selasa, 31 Maret 2026 | 10:16

Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mulai memperketat pengawasan terhadap platform digital setelah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill