Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Aksi sekelompok pemuda yang menutup ruas Jalan Raya Serpong, Pakulonan, Serpong Utara, Tangerang Selatan demi menggelar balapan liar,Rabu (20/5/2020), viral di media sosial.
Parahnya, aksi yang meresahkan warga itu dilakukan saat jam kerja, yakni pada pagi hari sekitar pukul 07.30 WIB.
Warga yang resah pun mengabadikan momen tersebut hingga viral di media sosial.
Pada video berdurasi 12 detik itu, terlihat sekelompok pemuda tersebut menghentikan seluruh kendaraan yang hendak melintas. Setelah itu, mereka bersiap memanaskan mesin sepeda motor layaknya pembalap di garis start, dengan satu orang lainnya yang berperan memberikan aba-aba.
Saat dikonfirmasi, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Bayu Marfiando membenarkan kejadian tersebut.
"Iya (di) Pos Alam Sutera kami stand by (bersiaga)," kata Bayu saat dikonfirmasi TangerangNews, Rabu (20/5/2020).
Mengantisipasi peristiwa serupa kembali terjadi, personel kepolisian Polres Tangsel pun disiagakan.
"Benar di Alsut (Alam Sutera), sudah kami antisipasi," pungkasnya. (RMI/RAC)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGPolda Metro Jaya mencatat sebanyak 5.436 kasus kejahatan 3C (Curanmor, Curas, dan Curat) terjadi di ibu kota dan sekitarnya, sepanjang Januari–Juni 2026.
Di tengah derasnya arus informasi dan meningkatnya tantangan sosial, penguatan nilai-nilai kebangsaan dinilai menjadi benteng utama dalam menjaga persatuan bangsa.
Pemerintah memastikan tarif listrik untuk periode Juli hingga September 2026 tidak mengalami kenaikan, baik bagi pelanggan nonsubsidi maupun pelanggan yang masih menerima subsidi listrik.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews