Connect With Us

Kematian Kasus COVID-19 di Tangsel Tembus 102 Orang

Rachman Deniansyah | Kamis, 21 Mei 2020 | 22:14

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews2020 / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Setelah hampir tiga bulan berlalu, angka kasus penyebaran COVID-19 di Tangerang Selatan masih tinggi. 

Data saat ini tercatat sebanyak 2.678 kasus, dengan rincian 1.840 kasus orang dalam pemantauan (ODP), 629 kasus pasien dalam pengawasan (PDP), dan 209 orang dinyatakan positif. 

Sedangkan, untuk angka kematian pasien kasus COVID-19 itu, kini telah tembus 102 orang.

Angka tersebut dilansir TangerangNews dari publikasi resmi  Satuan Gugus Tugas COVID-19 Tangsel di laman https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/ pertanggal 21 Mei 2020 yang diakses pukul 21.00 WIB. 

Menurut data tersebut, terdapat 102 warga Tangsel yang dinyatakan meninggal dunia akibat virus tersebut. 

Ratusan pasien meninggal dunia tersebut, terdiri dari pasien dalam pengawasan (PDP) dan pasien yang telah dinyatakan positif COVID-19.

Untuk pasien dalam pengawasan yang meninggal dunia berjumlah 79 orang. Sedangkan pasien meninggal dunia yang telah dinyatakan positif, berjumlah 23 orang. 

Sedangkan untuk pasien yang sembuh sebanyak 1.545 orang, dengan rincian, 1.235 orang ODP, 270 PDP, dan 40 pasien lainnya sembuh dari positif COVID-19. (RMI/RAC)

TEKNO
Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel

Jumat, 4 September 2026 | 22:14

Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Dampak Abu Vulkanik, Dindikbud Banten Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 September 2026 | 21:57

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) secara resmi mengeluarkan imbauan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau belajar dari rumah bagi seluruh satuan pendidikan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill