Camat Jatiuwung Ajak 6 Perusahaan Bedah 4 Rumah Warga Senilai Rp 200 Juta
Jumat, 9 Oktober 2026 | 21:12
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TANGERANGNEWS.com-Sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Jeletreng memprotes tercemarnya sungai Cisadane akibat longsornya sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangsel, Sabtu (30/5/2020).
Dalam aksi tersebut, para aktivis tersebut menggelar aksi teatrikal dengan mengubur diri ditumpukan sampah di TPA tersebut dan membentangkan spanduk bertuliskan "Save Sungai Cisadane".

Aksi itu dipicu karena dampak longsor sekitar 100 ton sampah akibat jebolnya tanggul penahan pada Jumat (22/5/2020) lalu telah mengakibatkan sungai Cisadane tercemar.
"Sudah sejak Desember 2019 lalu, kami aktif mengkampanyekan bahwa sungai bukan tempat sampah kepada masyarakat dan pemerintah, khususnya pengelola TPA Cipeucang," ungkap koordinator aksi, Aquari Shandy.
Ia juga menuding, bahwa turap penahan di TPA Cipeucang tidak berfungsi. Hal itu berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan sebelum aksi tersebut digelar.
"Akibatnya, maka tak heran jika tanggul jebol seperti yang kemarin terjadi. Sehingga, semenjak lebih dari sepekan lalu, sampah yang longsor pun membuat aliran sungai Cisadane tercemar," katanya.
Para aktivis mengajukan dua tuntutan, yaitu meminta pengelola TPA Cipeucang menegakkan peraturan tentang Sempadan Sungai, dan mempercepat pemulihan sungai Cisadane.(RMI/HRU)
Percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan keterlibatan banyak pihak.
TODAY TAGRencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.
Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews