Connect With Us

Protes Cisadane Tercemar, Aktivis Lingkungan Kubur Diri di TPA Cipeucang

Rachman Deniansyah | Sabtu, 30 Mei 2020 | 21:13

Aktivis lingkungan hidup melakukan aksi teatrikal mengubur diri di TPA Cipeucang. Mereka memprotes sungai Cisadane tercemar akibat longsor sampah, Sabtu (30/5/2020). (TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah aktivis lingkungan yang tergabung dalam Sekretariat Bersama (Sekber) Jeletreng memprotes tercemarnya sungai Cisadane akibat longsornya sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangsel, Sabtu (30/5/2020).

Dalam aksi tersebut, para aktivis tersebut menggelar aksi teatrikal dengan mengubur diri ditumpukan sampah di TPA tersebut dan membentangkan spanduk bertuliskan "Save Sungai Cisadane".

Tampak dari kejauhan para Aktivis lingkungan menggelar aksi nekat menguburkan dirinya di bawah sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (30/5/2020).

Aksi itu dipicu karena dampak longsor sekitar 100 ton sampah akibat jebolnya tanggul penahan pada Jumat (22/5/2020) lalu telah mengakibatkan sungai Cisadane tercemar.

"Sudah sejak Desember 2019 lalu, kami aktif mengkampanyekan bahwa sungai bukan tempat sampah kepada masyarakat dan pemerintah, khususnya pengelola TPA Cipeucang," ungkap koordinator aksi, Aquari Shandy.

Ia juga menuding, bahwa turap penahan di TPA Cipeucang tidak berfungsi. Hal itu berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan sebelum aksi tersebut digelar.

"Akibatnya, maka tak heran jika tanggul jebol seperti yang kemarin terjadi. Sehingga, semenjak lebih dari sepekan  lalu, sampah yang longsor pun membuat aliran sungai Cisadane tercemar," katanya.

Para aktivis mengajukan dua tuntutan, yaitu meminta pengelola TPA Cipeucang menegakkan peraturan tentang Sempadan Sungai, dan mempercepat pemulihan sungai Cisadane.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

OPINI
Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Pembangunan untuk Kepentingan Umum, Tetapi Bagaimana dengan Keadilan Bagi Pemilik Tanah?

Selasa, 3 November 2026 | 23:36

Pembangunan jalan tol sering dianggap sebagai salah satu tanda kemajuan suatu daerah. Selain mempermudah perjalanan, keberadaan jalan tol juga diharapkan dapat mendorong kegiatan ekonomi masyarakat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill