Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan
Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TANGERANGNEWS.com-Korsleting listrik kembali menjadi penyebab kebakaran di Tangerang Selatan. Kali ini, sebuah gudang yang berlokasi di Jalan Teratai, Bukit Nusa Indah, Ciputat, menjadi amukan si jago merah.
Gudang milik warga yang digunakan sebagai penyimpan pakaian dan sejumlah barang lainnya itu pun hangus terbakar kobaran api.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Uci Sanusi mengatakan peristiwa terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, pada Sabtu (7/6/2020) lalu.

"Dari laporan tim di lapangan, kebakaran terjadi akibat arus pendek aau korsleting listrik. Saat mendapat laporan, petugas langsung meluncur ke lokasi kebakaran," ujarnya saat dikonfirmasi.
Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani insiden tersebut. Lebih dari satu jam mereka berjuang memadamkan api, hingga akhirnya api dapat ditaklukan.

"Korbannya jiwa tidak ada, hanya satu mengalami luka ringan. Kemudian ada juga motor dan mobil yang terbakar," tuturnya.
Meski tak ada korban jiwa, kebakaran itu telah menyebabkan kerugian hingga rusan juta.
"Taksiran sih menurut anak-anak di lapangan sekitar Rp200 juta," tandasnya. (RAZ/RAC)
Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kebakaran hebat melanda gudang paralon (PVC) milik PT Mitra Bangun Abadi (PIPA ONE PLUS) di Jalan Angsana Lestari II, Desa Legok, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, pada Selasa sore 13 Oktober 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews