Connect With Us

Restoran & Hotel di Tangsel Beroperasi, Ini yang Dilarang

Rachman Deniansyah | Kamis, 25 Juni 2020 | 22:50

Ilustrasi Perhotelan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Menjelang penerapan era new normal, terdapat sejumlah kegiatan usaha yang sempat ditutup selama COVID-19 mewabah, kini mulai dibuka kembali. 

Hal tersebut menjadi kelonggaran bagi sejumlah tempat usaha untuk tetap menjalankan kegiatan perekonomiannya. 

Namun meski demikian, kelonggaran tersebut masih dibatasi. Di Kota Tangsel, aturan tersebut tertuang di dalam Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 19 Tahun 2020.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Dadang Sofyan menjelaskan, dalam peraturan tersebut terdapat 14 sektor usaha yang sudah diperbolehkan buka kembali. Dalam bidang pariwisata sendiri, baru dua sektor yang diperbolehkan buka kembali, yakni restoran dan perhotelan. Sedangkan untuk tempat hiburan, belum dapat beroperasi. 

"Kegiatan usaha yang dikecualikan atau boleh buka harus berpedoman pada protokol kesehatan. Tertuang di Pasal 10 Perwal 19/2020. Usaha pariwisata yang boleh buka baru restoran atau rumah makan, dan perhotelan," jelas Dadang kepada TangerangNews, Kamis (25/6/2020)

Sedangkan untuk sektor usaha lainnya yang tetap beroperasi, diantaranya sektor kesehatan, sektor energi, sektor komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, logistik, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar dan utilitas publik, kebutuhan sehari-hari, sektor non pangan, pergudangan yang mendukung sektor usaha, serta perdagangan dan jasa yang mendukung sektor usaha. 

"Artinya di luar 14 poin yang dikecualikan (dalam Perwal 19/2020), belum diperbolehkan operasional atau buka," ujarnya. 

Namun ia berharap agar ke depannya, seluruh sektor usaha dapat dibuka kembali. 

"Kami mengimbau agar kita semua mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan sebagaimana aturan yang telah ditetapkan dengan harapan pandemi dapat teratasi, agar ke depan secara bertahap semua usaha pariwisata dapat kembali beraktivitas," pungkasnya.(RMI/HRU)

BANTEN
Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Dua Truk Ekspedisi Kepergok Angkut 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Pelabuhan Merak, Nilainya Rp12,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:30

Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Banten bersama Bea Cukai Merak menggagalkan upaya peredaran 8.262.000 batang rokok ilegal bernilai miliaran rupiah di kawasan Pelabuhan Penyeberangan Merak-Bakauheni, Kamis 11 Juni 2026.

KAB. TANGERANG
Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Ini Orangnya, Sopir Truk Penabrak Kak Herman Sampai Meninggal

Jumat, 12 Juni 2026 | 21:01

Petugas Kepolisian akhirnya mengamankan tersangka kasus tabrak lari yang menewaskan seorang tokoh Pramuka asal Tangerang, Herman Sulistyo, 71, alias Kak Herman tahun di Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang pada Minggu 7 Juni 2026

TEKNO
Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Waspada! Ada 263 Ribu Link Penjualan Online Kosmetik Ilegal Beredar di Indonesia

Jumat, 5 Juni 2026 | 18:50

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia (RI), Taruna Ikrar mengungkapkan ada sebanyak 263.000 link penjualan kosmetik ilegal yang telah beredar di seluruh wilayah Indonesia.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill