Connect With Us

Amankah Donor Darah Saat Pandemi COVID-19? Ini Penjelasan PMI Tangsel

Rachman Deniansyah | Selasa, 7 Juli 2020 | 21:16

Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan Suhara Manullang. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Darah menjadi kebutuhan yang sangat penting untuk membantu saudara-saudara kita yang terbaring sakit. Namun, stok darah selama terjadi pandemi virus Corona di Unit Donor Darah (UUD) Palang Merah Indonesia (PMI) Tangsel sempat menipis.

Pemicunya, pendonor menurun drastis karena terkendala situasi pandemi COVID-19.

Bahkan, tak sedikit pula pendonor yang merasa was-was dengan keamanan dirinya, karena takut tertular virus mematikan tersebut.

Selain itu, masih ada praduga keliru masyarakat yang merasa ketakutan dengan mendonorkan darahnya demi kemanusiaan itu.

"Jadi jangan khawatir, dari segi kesehatan COVID-19 ini tidak dapat ditularkan melalui darah," kata Kepala Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan Suhara Manullang di Kantornya, Serpong, Tangsel, Selasa (7/7/2020). 

Dikatakannya, justru dengan mendonorkan darah, kondisi kesehatan tubuh akan jauh lebih terjaga. 

"Masyarakat tak perlu takut mendonorkan darahnya. Seperti kita ketahui bahwa mendonorkan darah juga berguna untuk kesehatan yang bersangkutan (pendonor)," jelas Suhara.

Karenanya, tak perlu lagi ada rasa was-was untuk mendonorkan darah meski sedang terjadi pandemi virus Corona. Sebab, UDD PMI Kota Tangsel senantiasa menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan standar pencegahan COVID-19.

"Yang pasti ada pemeriksaan awal dari petugas PMI. Kami memakai protokol kesehatan COVID-19. Jadi diharapkan masyarakat tetap rutin bisa mendonorkan darahnya. Jangan khawatir untuk donor darah," pungkasnya.(RMI/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

SPORT
Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Bukan Tuan Rumah, 3 Venue di Kota Tangerang Dipakai PORPROV VII Banten 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 | 19:47

Tiga sarana olahraga milik Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang resmi ditunjuk sebagai lokasi pertandingan untuk tiga cabang olahraga (cabor) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) VII Banten 2026.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill