Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane
Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TANGERANGNEWS.com-Sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang telah memasuki tahun keenamnya berdiri, PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PT PITS) telah membuktikan kinerjanya. Pendapatannya saat ini hingga meningkat hingga 300 persen.
Direktur Utama PT PITS Dudung E Diredja mengatakan, pendapatan tersebut naik berdasarkan tahun buku 2019.
"PT. PITS telah mampu membukukan pendapatan sebesar Rp10.032.686.012, naik 300% dari realisasi pendapatan tahun sebelumnya dengan laba bersih dengan nilai Rp 2.441.012.871," papar Dudung, Rabu (8/7/2020).
Pendapatan PT PITS pada tahun buku 2019 itu juga berhasil melebihi target Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) sebesar 3%.
"Yang telah ditetapkan, yaitu sebesar Rp2.380.558.258. Dengan demikian PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan mulai Take Off dan siap memberikan kontribusi terhadap PAD (Pendapatan Asli Daerah) bagi Kota Tangerang Selatan," ucap Dudung.
Hasil laporan pendapatan tersebut juga telah melewati sejumlah pemeriksaan oleh kantor akuntan publik (KAP).
Dari pemeriksaan audit eksternal atas laporan keuangan tahun buku 2019 tersebut, mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam semua hal yang material, neraca PT. PITS tahun buku 2019, serta kinerja keuangan dan arus kas sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK-ETAP).
Adapun pada tahun keenamnya ini, PT PITS telah merambah dan menjalani sejumlah usaha di Kota Tangsel.
"Proyek kerjasama yang telah, sedang, dan akan dirintis yaitu pengelolaan air minum, BPRS Tangsel Mandiri, Divisi Pengelolaan Sampah dan Transportasi, anak perusahaan bidang IT serta Divisi Pengelolaan Pasar," paparnya.
Dudung berharap, agar capaian tersebut dapat menjamin kesinambungan usaha dan membangun kepercayaan dari para investor untuk berinvestasi di Kota Tangsel.
"Sehingga, pada akhirnya dapat mewujudkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang Selatan tanpa harus membebani Anggaran Pemerintah Daerah," pungkasnya. (RAZ/RAC)
Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.
TODAY TAGDi tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews