Connect With Us

Kisah Remaja di Tangsel Tangkap Ular Sanca 4 Meter

Mohamad Romli | Jumat, 10 Juli 2020 | 23:00

Empat remaja di Pondok Kacang Timur menangkap ular sanca kembang 4 meter, Jumat (10/7/2020) dini hari. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Terbilang nekat aksi empat remaja di Tangsel ini. Mereka menangkap ular sanca dengan tangan kosong.

Aksi lumayan berbahaya ini dilakukan mereka karena penasaran oleh cerita bahwa di area pesawahan di kampung Lio, RT 04/01, Kelurahan Pondok Kacang Timur, Kecamatan Pondok Aren kerap ditemukan ular sanca.

Empat remaja di Pondok Kacang Timur menangkap ular sanca kembang 4 meter, Jumat (10/7/2020) dini hari

"Awalnya saudara saya menangkap tiga ular sanca, lalu kami juga iseng-iseng main ke area pesawahan pada malam hari," ungkap Aditya Zulmi, salah satu remaja berusia 17 tahun tersebut.

Niat mereka awalnya bukan untuk berburu ular, hanya sekedar iseng menikmati suasana malam pada Jumat (10/7/2020) di area pesawahan tersebut.

"Ada satu orang yang bawa senter. Kami iseng saja mengarahkan senter ke lubang-lubang di sawah. Lalu, tiba-tiba lihat ada ular sanca di sungai," terangnya.

Tanpa berpikir panjang, mereka pun kemudian menceburkan diri ke sungai tersebut.

"Pas kami nyebur, ularnya mau masuk ke lubang. Akhirnya tiga orang menarik buntutnya. Ternyata tenaga ular lebih kuat dari tenaga kami," katanya.

Setelah berusaha keras, akhirnya usaha mereka berhasil. Ular sepanjang empat meter lebih itu, berhasil mereka tarik.

"Setelah kepala ular keluar dari lubang, langsung kami tutup kepalanya dengan baju," sambungnya.

Ular tersebut kemudian dibawa keempat remaja itu ke area pemukiman warga. Peristiwa itu berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

Aditya mengaku tidak gentar menghadapi ular yang memiliki kekuatan bisa merenggut nyawa manusia dengan lilitan tubuhnya itu.

"Kami berani karena ular sanca tidak berbisa. Cuma melilit saja," katanya.

Ia juga mengatakan, di area pesawahan itu masih ada jenis ular serupa. Namun, sampai saat ini, tidak membuat resah warga, karena hanya mengganggu hewan ternak saja.

Kini, ular jenis sanca kembang (Phyton reticulatus) itu diamankan oleh mereka. "Kalau ada yang berminat, kami mau menjualnya. Kontak aja akun Instagram @zull03_ ," pungkasnya.

KAB. TANGERANG
Soroti Kasus Perampokan Sadis, Pengemudi Ojol Blacklist Kawasan Dadap di Malam Hari

Soroti Kasus Perampokan Sadis, Pengemudi Ojol Blacklist Kawasan Dadap di Malam Hari

Selasa, 14 Juli 2026 | 10:11

Kasus perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Villa Taman Bandara, Kosambi, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 12 Juli 2026, dini hari, memicu keresahan di kalangan pengemudi lainnya.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

HIBURAN
Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Nagita Ungkap Alasan Pendapatan RANS Turun, Kurangi Ketergantungan Raffi Ahmad

Jumat, 10 Juli 2026 | 16:23

Direktur Utama PT RANS Entertainment Indonesia Tbk Nagita Slavina mengungkap, alasan di balik penurunan pendapatan perusahaan dalam dua tahun terakhir.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill