Connect With Us

Sapi Kurban di Tangsel Bobot 1,2 Ton Dibanderol Rp100 Juta

Rachman Deniansyah | Rabu, 22 Juli 2020 | 21:12

Sapi spesial yang berbobot mencapai 1,2 ton yang di jual di lapak Suparjo, 50, pedagang hewan kurban di Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel. (TangerangNews.com / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Suparjo, 50, pedagang hewan kurban di Jalan Maruga Raya, Ciputat, Tangerang Selatan, menjual seekor sapi spesial peranakan Ongole (PO) asal Kebumen dengan bobot mencapai 1,2 ton. 

Selain memiliki postur yang besar, sapi asal Kebumen itu terlihat tak seperti sapi pada umumnya, lantaran memiliki punuk besar seperti unta. Kelebihan sapi tersebut pun menyita perhatian warga sekitar yang melintas.

"Sapi ini beratnya 1,2 ton. Porsi makannya dibandingkan dengan sapi lain itu beda, kalau yang lain satu ember, sapi PO ini bisa tiga ember besar," ujar Suparjo, Rabu (22/7/2020).

Karena keunikan sapi itu, Suparjo mengaku telah menerima banyak tawaran dengan harga tinggi dari para calon pembeli yang berminat pada sapi tersebut. 

"Sudah ada tiga orang yang nawar, mulai dari harga Rp70 juta. Tapi saya banderol harga Rp100 juta," imbuhnya.

Harga tinggi itu, karena menurutnya sapi PO Kebumen miliknya itu memiliki kualitas yang unggul dibandingkan dengan sapi Limousin. 

"Sapi PO ini dagingnya lebih banyak, seratnya juga lebih lembut," pungkasnya.(RMI/HRU)

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANTEN
Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Dada Terasa Berat Saat Olahraga Lalu Hilang, Bisa Jadi Tanda Angina Stabil

Senin, 5 Oktober 2026 | 10:39

Rasa tertekan atau berat di dada yang muncul ketika berolahraga lalu mereda setelah beristirahat sering kali dianggap sebagai tanda tubuh sedang kelelahan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill