Connect With Us

R-Naught Turun Hingga 0,23, Tangsel Siap Hadapi New Normal

Rachman Deniansyah | Senin, 27 Juli 2020 | 20:26

Wakil Wali Kota Tangsel Benyamim Davnie didampingi Koordinator Rumah Lawan COVID-19 Tangsel Suhara Manullang, Senin (27/7/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Angka reproduksi virus Corona atau jumlah rata-rata orang bisa menularkan penyakit ke orang lain di Kota Tangsel terus menurun, terlebih setelah adanya intervensi dari pemerintah yang diistilahkan dengan Rt (R-naught) melalui pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

Saat ini, rata-rata jumlah orang yang bisa menularkan COVID-19 di kota Tangsel telah di bawah angka satu. Pemerintah Kota Tangsel pun siap-siap memasuki era new normal. 

"Rt (R-naught) kita sudah 0,23 dan tingkat kepatuhan sudah lebih dari 84 persen, mendekati  85 persen," ujar Benyamin di Rumah Lawan COVID-19, Serpong, Tangsel, Senin (27/7/2020). 

"Artinya tingkat penularan dari orang ke orang sudah relatif tidak ada. Sudah relatif tidak ada orang yang positif menularkan kepada orang yang sehat. Di Tangsel sudah tak ada," sambungnya. 

Pria yang akrab disapa Ben mengatakan, kondisi tersebut juga menandakan bahwa tingkat kepatuhan masyarakat di Tangsel atas penerapan protokol kesehatan kian meningkat. 

Sehingga, Tangsel akan siap memasuki era new normal, masyarakat diajak untuk membiasakan hidup dengan pola baru  yaitu menerapkan protokol kesehatan. 

"Protokol kesehatan ke depan itu akan menjadi dasar pondasi bagi new normal. Jadi mungkin PSBB ke depan, polanya adalah bukan dalam rangka menyembuhkan penderita COVID-19, tapi membentuk sikap baru masyarakat. Sekarang kita kejar dulu angka maksimal kepatuhan masyarakatnya," terangnya. 

Diketahui, saat ini tengah berlaku PSBB  jilid ke-8 hingga 8 Agustus 2020 mendatang, dengan salah satu hasil yang ingin dicapai adalah meningkatkatnya tingkat kepatuhan masyarakat pada protokol kesehatan. (RMI/RAC)

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

OPINI
Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Fomo Menjadi Fenomena yang Sangat Berpengaruh Bagi Generasi Muda dan Dampaknya Sangat Besar Bagi Kesehatan Mental

Senin, 8 Juni 2026 | 17:25

Fenomena atau fomo bagi generasi muda itu berdampak pada kesehatan mental yang artinya yang di mana media digital saat ini media sosial itu telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan di dalam kehidupan kita sehari-hari

SPORT
Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Boyong Shin Tae-yong, Persija Siapkan Dana Rp545 Miliar untuk Belanja Pemain Musim 2026/2027 

Senin, 8 Juni 2026 | 17:38

Persija Jakarta menyiapkan anggaran besar mencapai Rp545 miliar untuk mendukung proyek pembangunan tim bersama pelatih anyar Shin Tae-yong menghadapi kompetisi Super League 2026/2027.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill