Connect With Us

7 Teror Penembak Misterius di Tangsel

Rachman Deniansyah | Minggu, 9 Agustus 2020 | 13:01

Wilibrodus Obe, 25, korban penembakan misterius saat mendapat penanganan medis. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Teror penembakan misterius menggegerkan Kota Tangerang Selatan dan sekitarnya. Aksi tersebut hingga kini telah telah melukai tujuh korban.

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan menjelaskan tujuh aksi penembakan itu dilakukan di lokasi yang berbeda.  Saat ini, aksi penembakan yang telah menghantui warga Tangerang Raya itu sedang dalam proses penyelidikan.

"Sedang kita lakukan penyelidikan, karena ada beberapa kasus yang sama terjadi," ungkapnya, Minggu (9/8/2020).

Sebelumnya, seorang mahasiswa yang tengah melintas di Jalan Raya Serpong mengaku telah menjadi korban penembakan tersebut, pada Minggu (19/7/2020) lalu, sekitar pukul 00.30 WIB.

Saat mengendarai motor, korban bernama Wilibrodus Ode, 25, ditembak oleh orang tak dikenal, hingga timah panasnya menembus ke paru-paru.

"Jadi korban sudah melaporkan ke Polsek Serpong, akibat diduga ditembak dengan peluru mimis," pungkas Iman. (RAZ/RAC)

BANTEN
Wagub Banten Minta Pusat Naikkan Dana Transfer Daerah Jadi 5 Persen

Wagub Banten Minta Pusat Naikkan Dana Transfer Daerah Jadi 5 Persen

Selasa, 10 Februari 2026 | 22:41

Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusuma meminta pemerintah pusat mempertimbangkan kenaikan dana Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Banten.

BISNIS
Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Rayakan 13 Tahun, VIVA Apotek Bagi-bagi Mobil hingga iPhone 16

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:43

Menandai perjalanan 13 tahun melayani kesehatan masyarakat, VIVA Apotek merayakan hari jadinya dengan semangat baru bertajuk “Transformation to Acceleration”.

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill