Connect With Us

Penembak Misterius di Tangsel Diduga Incar Pemotor Secara Acak

Rachman Deniansyah | Minggu, 9 Agustus 2020 | 21:04

Ilustrasi Penembakan. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aksi teror penembakan misterius yang meresahkan warga Tangerang Selatan dan sekitarnya, sedikitnya telah melukai tujuh korban. 

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan mengatakan dalam melancarakan aksinya itu, diduga pelaku mengincar korbannya secara acak.

Hal itu dilihat dari rentetan kasus penembakan yang telah terjadi sejak beberapa waktu lalu.

"Jadi diduga pelaku ini secara random memilih korban dan rata-rata korbannya menggunakan sepeda motor saat mengendarainya di jalan," ungkap Iman saat dikonfirmasi, Minggu (9/8/2020). 

Sebab itulah, rata-rata para korbannya itu tak langsung menyadari kalau dirinya tertembak. Luka tembak yang dihasilkan oleh timah panas itu baru dirasakan oleh korban setelah beberapa waktu. 

"Tiba-tiba merasakan pada bagian tubuhnya perih, dan sakit setelah dicek ada seperti luka tembak dan ada peluru mimis yang masih menyangkut di tubuhnya," jelas Iman. 

Atas hal itu, para korban pun langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke pihak berwajib.

"Saat ini sedang kita lakukan penyelidikan, karena ada beberapa kasus yang sama terjadi. Untuk kejadian itu berbeda-beda, baik tanggal, waktu dan tempatnya," pungkasnya. (RAZ/RAC)

TANGSEL
Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Ada Tes HPV DNA Gratis untuk Cegah Kanker Serviks di 36 Puskesmas Tangsel, Kuota Terbatas!

Rabu, 7 Oktober 2026 | 19:32

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Kesehatan menyediakan layanan pemeriksaan Human Papillomavirus (HPV) DNA secara gratis.

BANDARA
Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Sindikat Pengirim Pekerja Migran Ilegal Ditangkap di Bandara Soetta, Modus Liburan, Tipu Korban Rp90 juta

Jumat, 25 September 2026 | 20:04

Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill