Sejumlah anggota Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan berhasil menangkap pelaku penembakan misterius, Senin (10/8/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)
TANGERANGNEWS.com-Kepolisian Resor Kota Tangerang Selatan berhasil menangkap pelaku penembakan misterius yang beraksi di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan beberapa waktu lalu.
Saat ini, tiga pelaku telah diringkus. Mereka CA,19, CA, 19, dan EV, 27. Ketiganya ditangkap di wilayah Kebon Nanas, Kota Tangerang, Senin (10/8/2020).
"Seperti dikatakan Bapak Kapolres bahwa kita optimis dapat menangkap dan memang malam ini kita sudah tahu dimana keberadaannya dan tempatnya. Jadi kita sudah mengamankan pelaku," ucap Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Muharram Wibisono di Mapolres Tangsel.
Ketiga pelaku ditangkap di lokasi berbeda. Polisi masih mengembangkan kasus ini, kemungkinan masih ada pelaku lainnya.
"Mereka ada yang di salah satu apartemen, ada juga yang di rumah. Tapi kita masih mengembangkan ya," imbuhnya.
Usai diringkus, ketiga pelaku pun langsung digelandang ke Mapolres Tangsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
"Kita masih melakukan pengembangan. Nanti kita akan informasikan lebih lanjut," katanya.
Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan pelaku dalam melancarkan aksi penembakan tersebut.
"Barang bukti senjata yang digunakan kita amankan. Tentu itu menjadi bukti untuk menguatkan bahwa mereka pelakunya," pungkasnya. (RMI/RAC)
PLN Mobile Jawara Run 2026 kembali digelar di Provinsi Banten. Setelah berlangsung pada 2025, ajang lari ini akan kembali mengajak ribuan peserta berolahraga sekaligus membawa pesan tentang gaya hidup sehat
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""