Tes Pegawai Kopdes Merah Putih Dikeluhkan Peserta, BKN Sebut Banyak yang Panik
Minggu, 10 Mei 2026 | 14:28
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TANGERANGNEWS.com-Pilkada Tangerang Selatan kini telah memasuki babak baru. Setiap kontestan yang kini telah mencuat masing-masing sudah mengkantongi dukungan dari sejumlah partai.
Pasangan Bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel Muhamad-Rahayu Saraswati ketiban untung. Setelah diusung dua partai besar, yakni PDI Perjuangan dan Gerindra, keduanya kini juga telah meraup dukungan dari lima partai lainnya.
Kelima partai pendukung itu diantaranya, Partai Hanura dengan satu kursi parlemen, PAN yang memiliki dua kursi parlemen, serta Nasdem, Perindo, dan Partai Garuda yang tak memiliki kursi.
Dengan demikian, sementara ini Muhamad-Saras telah didukung oleh koalisi gemuk yang memiliki jumlah sebanyak 19 kursi parlemen di DPRD Tangsel.
Dukungan itu pun langsung dikukuhkan oleh Ketua DPC PDI-Perjuangan Wanto Sugito, yang turut dihadiri Sekretaris Jenderal DPP PDI-Perjuangan Hasto dan Sekretaris Jenderal DPP Gerindra Ahmad Muzani di Resto Kampoeng Anggrek, Buaran, Serpong, Tangsel, Selasa (18/8/2020).
"Hari ini, Selasa tanggal 18 Agustus 2020 Kami bertekad bulat dan sepenuh hati, mendeklarasikan pasangan Bapak Muhamad dan Ibu Rahayu Saraswati untuk menjadi calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel dalam Pemilukada 2020," kata Wanto saat mengkukuhkan dukungan tersebut.
Atas pengukuhan itu, ketujuh partai akan saling berkoordinasi dan komunikasi menuju tujuan bersamanya tersebut.
"Ketiga kami menginstruksikan kepada seluruh jajaran pengurus di setiap tingkatan untuk dapat bergotong-royong dan bekerjasama untuk dapat memenangkan pasangan calon Muhamad-Saraswati," tuturnya.
"Siap berjuang dan memenangkan Pilkada dengan kemenangan yang terhormat dan bermartabat," pungkasnya.(DBI/HRU)
Seleksi calon pegawai Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menemui sejumlah kendala di lapangan.
TODAY TAGSejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.
Seorang warga negara (WN) India ditangkap aparat Bea Cukai karena hendak penyelundupkan serbuk emas murni di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews