Connect With Us

Mayat Perempuan Dalam Kardus Ditemukan di Pondok Aren

Rachman Deniansyah | Selasa, 25 Agustus 2020 | 21:47

Tampilan screenshoot video amatir yang berdurasi 15 detik. sesosok mayat berjenis kelamin perempuan terbungkus kardus sedang dievakuasi oleh jajaran Polsek Pondok Aren dan Polres Tangsel, Selasa (25/8/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan terbungkus kardus ditemukan pada sebuah kontrakan di Jalan Kebantenan RT 3 RW 8, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/8/2020).

Mayat ditemukan sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Penemuan mayat terjadi sekitar pukul 19.36 WIB. 

Imey, 36, seorang warga yang tinggal tepat di samping kontrakan mengatakan, penemuan bermula dari adanya bau tak sedap yang sangat menyengat. 

"Awalnya bau bangkai. Bau mulai tercium hari Senin kemarin. Terus lapor RT, terus lapor polisi. Tadi dibuka sama polisi," kata Imey di lokasi. 

Menurut pantauan di lokasi, jajaran Polsek Pondok Aren dan Polres Tangsel telah datang ke lokasi mengevakuasi jenazah. 

Menurut informasi, kini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupten Tangerang. (RED/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Mayat Perempuan Terbungkus Kardus Ditemukan di Kontrakan Pondok Aren Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan terbungkus kardus ditemukan pada sebuah kontrakan di Jalan Kebantenan RT 3 RW 8, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Selasa (25/8/2020). Mayat ditemukan sudah dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Penemuan mayat terjadi sekitar pukul 19.36 WIB. Imey, 36, seorang warga yang tinggal tepat di samping kontrakan mengatakan, penemuan bermula dari adanya bau tak sedap yang sangat menyengat. "Awalnya bau bangkai. Bau mulai tercium hari Senin kemarin. Terus lapor RT, terus lapor polisi. Tadi dibuka sama polisi," kata Imey di lokasi. Menurut pantauan di lokasi, jajaran Polsek Pondok Aren dan Polres Tangsel telah datang ke lokasi mengevakuasi jenazah. Menurut informasi, kini jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupten Tangerang.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Pemkot Tangerang Bongkar Bangli di Sepanjang Saluran Irigasi Sipon

Kamis, 15 Oktober 2026 | 18:07

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menertibkan sejumlah bangunan liar di sepanjang Saluran Irigasi Sipon, Kelurahan Buaran Indah, Kecamatan Tangerang, Kamis 15 Oktober 2026.

KAB. TANGERANG
Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Gerakan Pangan Murah Kabupaten Tangerang Kembali Hadir, Beras 5 Kg Cuma Rp24.500

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:21

Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang kembali digelar di halaman Gedung Usaha Daerah (GUD) Tigaraksa, Kamis 15 Oktober 2026.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill