Jalur Mutasi SPMB SMP Kota Tangerang Dibuka Besok
Senin, 29 Juni 2026 | 19:00
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan mengkonfirmasi kebenaran terkait adanya dua tenaga medis di rumah sakit tersebut yang terinfeksi COVID-19 usai menjalani tes swab.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Tangsel Enji Sepraliana, Kamis (3/9/2020). Tenaga medis yang terpapar COVID-19 tersebut merupakan dokter bedah. Keduanya terpapar di waktu yang berbeda, yakni pada Sabtu (29/8/2020) dan Selasa (1/9/2020).
"Untuk tenaga medis yang terpapar COVID-19, sebetulnya kami baru dapat berita itu pun dari yang bersangkutan. Beliau-beliau ini memeriksakan diri ditempat lain, bukan di kita. Beliau mendapatkan hasil bahwa diduga terjangkit COVID-19," ujar Enji di RSU Tangsel.
Atas kondisi tersebut, sebagai langkah pencegahan pihak RSU Tangsel pun langsung menutup ruang operasi tindak lanjut atau unit OK.
"Jadi untuk menjaga keamanan, artinya supaya tidak ada yang terjangkit apapun di kamar operasi. Jadi kita melakukan sterilisasi," imbuhnya.
Enji mengatakan proses sterilisasi empat kamar operasi tersebut dilakukan mulai hari ini, Kamis (3/9/2020) hingga keesokan harinya.
"Karena kita lakukan pembersihan untuk instalasi air conditioner, peralatan semua kita sterilkan. Jadi memang tidak mungkin dalam waktu satu dua jam selesai. Kemudian kita melakukan dryness dan pengelapan lagi," jelas Enji.
Selama proses strerilisasi tersebut, RSU menutup kamar operasi tersebut untuk sementara. Sedangkan untuk poli dan pelayanan lainnya tetap berjalan normal.
"Lantai dua, di unit OK aja. Di lantai dua kan ada banyak unit lain, tapi kan tidak masalah masih berjalan," tandasnya.(RAZ/HRU)
Proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 masih berlangsung.
TODAY TAGDemo yang digelar Mahasiswa beberapa waktu lalu, terkait protes kenaikan harga BBM menunjukan jika kenaikan harga BBM menjadi masalah besar di negeri ini, membuat kehidupan masyarakat bertambah sulit.
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews