Beredar Spanduk Penolakan Safari Politik Jokowi di Tangerang
Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:41
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TANGERANGNEWS.com-Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan mengkonfirmasi kebenaran terkait adanya dua tenaga medis di rumah sakit tersebut yang terinfeksi COVID-19 usai menjalani tes swab.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Pelayanan Medis RSU Tangsel Enji Sepraliana, Kamis (3/9/2020). Tenaga medis yang terpapar COVID-19 tersebut merupakan dokter bedah. Keduanya terpapar di waktu yang berbeda, yakni pada Sabtu (29/8/2020) dan Selasa (1/9/2020).
"Untuk tenaga medis yang terpapar COVID-19, sebetulnya kami baru dapat berita itu pun dari yang bersangkutan. Beliau-beliau ini memeriksakan diri ditempat lain, bukan di kita. Beliau mendapatkan hasil bahwa diduga terjangkit COVID-19," ujar Enji di RSU Tangsel.
Atas kondisi tersebut, sebagai langkah pencegahan pihak RSU Tangsel pun langsung menutup ruang operasi tindak lanjut atau unit OK.
"Jadi untuk menjaga keamanan, artinya supaya tidak ada yang terjangkit apapun di kamar operasi. Jadi kita melakukan sterilisasi," imbuhnya.
Enji mengatakan proses sterilisasi empat kamar operasi tersebut dilakukan mulai hari ini, Kamis (3/9/2020) hingga keesokan harinya.
"Karena kita lakukan pembersihan untuk instalasi air conditioner, peralatan semua kita sterilkan. Jadi memang tidak mungkin dalam waktu satu dua jam selesai. Kemudian kita melakukan dryness dan pengelapan lagi," jelas Enji.
Selama proses strerilisasi tersebut, RSU menutup kamar operasi tersebut untuk sementara. Sedangkan untuk poli dan pelayanan lainnya tetap berjalan normal.
"Lantai dua, di unit OK aja. Di lantai dua kan ada banyak unit lain, tapi kan tidak masalah masih berjalan," tandasnya.(RAZ/HRU)
Sejumlah titik di Kabupaten Tangerang mulai terpasang spanduk penolakan kedatangan mantan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).
TODAY TAGSekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak ada 20.878 pengangguran dengan tingkat pendidikan Sarjana di wilayah Tangerang Raya yang mencakup Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews