Solusi Islam Atasi Gunungan Sampah
Selasa, 17 Februari 2026 | 18:06
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TANGERANGNEWS.com-Pegawai Kantor Kelurahan Pondok Cabe Ikir, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan yang sebelumnya dikabarkan positif, kini telah dinyatakan sembuh usai hasil pemeriksaan swab menunjukkan hasil negatif.
Kabar itu dijelaskan Lurah Pondok Cabe Ilir Munadi saat dihubungi Tangerangnews, Jumat (11/9/2020).
Menurut Munadi, dirinya sempat dikabari secara lisan oleh pegawainya jika positif COVID-19. Namun yang bersangkutan tidak memberi bukti hasil test.
"Akhirnya Beliau ke rumah sakit Puri Cinere, terus ternyata akhirnya negatif," ujar Munadi
Atas hasil tersebut, pelayanan kantor kelurahan yang sebelumnya sempat dipindahkan kini telah berjalan normal.
"Ya sempat sesuai petunjuk Pak Camat pelayanan sempat dipindah ke rumah saya dari Rabu sampai Kamis. Kita pindahkan karena khawatir waktu itu. Nah, setelah dapat hasilnya negatif. Alhamdulillah sekarang pelayanan sudah normal," tuturnya.
Sementara untuk mencegah adanya penyebaran COVID-19, Munadi telah melakukan sejumlah langkah preventif, seperti penyemprotan disinfektan di seluruh ruangan kantornya secara berkala.
"Selain itu tetap dilakukan swab untuk staf-staf kami yang lain termasuk saya. Nanti itu pada hari Selasa pekan depan. Nah sebelumnya juga sudah dirapid test. Kita ambil sampel dua staf yang kerjanya berdekatan dengan yang bersangkutan. Alhamdulillah non reaktif," pungkasnya.(RAZ/HRU)
Bahwa akar masalah dari gunungan sampah yang semakin tinggi adalah sebab diterapkannya sistem sekuler kapitalisme yang mengatur kehidupan umat manusia saat ini.
TODAY TAGDinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang, mulai melakukan perbaikan di Jalan Raya Pasar Kemis dengan cara menambal lubang-lubang di ruas jalan tersebut menggunakan aspal.
Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews