Connect With Us

Kasus COVID-19 Melonjak, Tangsel Kembali Jadi Zona Merah

Rachman Deniansyah | Jumat, 11 September 2020 | 20:50

Peta zonasi risiko. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Status Kota Tangsel kembali sebagai zona merah COVID-19. Hal ini dipicu karena terjadi lonjakan warga kasus positif Corona.

Hal tersebut hasil analisa Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Tangsel yang dipublikasikan di laman resmi https://covid19.go.id/peta-risiko.

Publikasi tersebut menempatkan Tangsel salah satu diantara enam wilayah penyangga Ibu Kota DKI Jakarta lain yang masuk zona merah. Wilayah lainnya yaitu Kota Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi,  Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang.

Sementara itu wilayah lainnya, seperti Kota Bogor dan Kabupaten Bogor masih berzona oranye.

Dikonfirmasi TangerangNews, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Tangsel Deden Deni mengatakan bahwa laporan hasil analisa itu telah diketahui sejak Rabu (9/8/2020) lalu. 

"Sebelumnya zona oranye, naik jadi zona merah. Itu pas kami rapat sama BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) Rabu kemarin," ujar Deden saat dihubungi, Jumat (11/9/2020).

Deden menyebut, kondisi tersebut dipicu juga oleh mobilitas masyarakat yang meningkat selama masa pelonggaran diterapkan. 

"Sekarang ya karena susah sekali mengendalikan mobilisasi warga, misalnya yang kerja di Jakarta, terus mungkin mungkin disiplin warga mulai turun lagi," jelas Deden. 

Pantauan pada laman resmi data kasus Corona di Tangsel https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/ per tanggal 11 September 2020, kasus COVID-19 kini mencapai 3.982 kasus. 

Untuk kategori suspek mencapai 3.111 kasus, sebanyak 3.088 pasien telah dinyatakan sembuh, atau disebut discarded. Sedangkan 23 lainnya masih menjalani isolasi. 

Sedangkan, 871 kasus lainnya masuk dalam kategori terkonfirmasi atau kasus positit COVID-19. Dari ratusan kasus tersebut, 49 pasien dinyatakan meninggal dunia, 108 pasien masih dirawat, serta 714 pasien lainnya dinyatakan sembuh. 

Sementara untuk kategori probable dan kontak erat masing-masing berjumlah nol. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

WISATA
Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals

Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15

Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.

BISNIS
Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Mau Jualan saat Ramadan 2027? Simak Perubahan Kebiasaan Belanja Konsumen Mulai dari 10 Hari Pertama Puasa

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:30

Bulan suci Ramadan 2027 tinggal beberapa bulan lagi. Moment ini biasanya dimanfatkan banyak orang untuk berjualan mulai dari takjil, busana muslim dan beragam produk lainnya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill