Connect With Us

Warga Tangsel Positif Corona Melonjak, Benyamin : Kasus Impor

Rachman Deniansyah | Senin, 14 September 2020 | 18:53

Ilustrasi COVID-19. (@TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Dalam dua pekan terakhir, warga Tangsel positif tertular virus Corona meningkat. Data tersebut terpantau dari publikasi resmi Pemkot Tangsel.

Berdasarkan data yang dilansir TangerangNews dari satuan Gugus Tugas COVID-19 Tangsel yang dipublikasikan di laman  https://lawancovid19.tangerangselatankota.go.id/, Senin (14/9/2020), pada periode 1 sampai 14 September, bertambah sebanyak 85 warga Tangsel terkonfirmasi positif COVID-19.

Dikonfirmasi awak media, Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menyebut, peningkatan jumlah dipicu kasus impor (imported case), yaitu warga tertular di luar wilayah Tangsel. 

"Memang ada penambahan kasus konfirmasi positif di Tangsel. Itu rata-rata imported case, hasil interaksi mobilitas warga keluar Tangsel," ujar Benyamin, Senin (14/9/2020).

Bahkan, kasus impor mendominasi jumlah kenaikan kasus Corona tersebut. Hal ini karena mobilitas warga ke luar Tangsel.

"Kasus-kasus konfirmasi positif yang meningkat belakangan ini, 75 persen diantaranya adalah hasil interaksi warga Tangsel di luar Tangerang Selatan," kata dia.

Diketahui, warga Tangsel sebagian besar beraktivitas di wilayah sekitar Jabodetabek, terutama Jakarta. Masyarakat komuter lebih rawan mudah tertular karena tingginya aktivitas di luar rumah.

"Tanpa sadar mereka membawa virus ke lingkungan di Tangsel. Akhirnya menular ke keluarga, lingkungan atau dirinya sendiri. Tertularnya bukan di Tangsel. Tapi di luar Tangsel, lalu dibawa ke Tangsel," tuturnya.

Menyikapi hal demikian, Benyamin pun mewacanakan akan memperketat kembali wilayah di Tangsel, terutama yang berbatasan langsung dengan daerah zona merah Corona.

Selain itu, peran warga melalui tim  gugus tugas di tingkat kelurahan, RT dan RW akan didorong kembali keaktifannya untuk mengedukasi warga dan melindungi lingkungannya dari ancaman terpapar Corona.

Hingga 14 September 2020, warga terkonfirmasi  COVID-19 di Tangsel tembus 880 kasus. 740 pasien sembuh, 91 pasien positif masih dirawat, dan 49 pasien positif meninggal.(RMI/HRU)

NASIONAL
Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Jangan Terjebak! Begini Cara Kerja Modus Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Senin, 25 Mei 2026 | 20:32

Badan Gizi Nasional (BGN) membeberkan cara kerja penipuan modus jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang berhasil diungkap berdasarkan laporan masyarakat di sejumlah daerah.

KOTA TANGERANG
Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Minyakita Langka, Ini Harga Cabai dan Bawang di Pasar Anyar Kota Tangerang Jelang Iduladha

Senin, 25 Mei 2026 | 18:41

Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, sejumlah harga bahan pokok di pasar tradisional Kota Tangerang mulai mengalami kenaikan.

HIBURAN
3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

3 Tahun Tahan Sakit, Pria di Tangerang Ini Nyaris Lumpuh karena Saraf Kejepit

Senin, 25 Mei 2026 | 14:43

Kisah seorang pria asal Tangerang bernama Charis Nicholas Tanzil viral di media sosial setelah membagikan pengalamannya menghadapi saraf kejepit hingga nyaris mengalami kelumpuhan.

BANTEN
Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Waspada Penipuan Modus Jual Beli Titik SPPG: Ngaku Pejabat BGN, Korban di Banten Kena Rp400 Juta

Senin, 25 Mei 2026 | 20:02

Program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) mulai dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan sebagai modus penipuan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill