Connect With Us

Mahasiswa UPJ Tangerang Bangun Akses Air Bersih di Desa Cianjur

Rachman Deniansyah | Selasa, 15 September 2020 | 18:39

Mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Tangerang saat akan diberangkatkan ke Desa Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah mahasiswa Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) Tangerang yang tergabung dalam Tim Dari Kami Untuk Negeri (Dakauri), melakukan pembinaan dan pemberdayaan masyarakat di Desa Sukaresmi, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Dakauri hadir sebagai bentuk kepedulian para mahasiswa untuk membantu masyarakat sekitar. Ini sebagai bagian dari Tridarma perguruan tinggi yang meliputi pengajaran, penelitian dan pengabdian masyarakat,” ujar Chaerul Anwar, pembina Dakauri, Selasa (15/9/2020).

Keberangkatan tim sendiri dilepas secara langsung oleh Rektor UPJ Leenawaty Limantara, di kampus yang berlokadi di Ciputat, Kota Tangsel, pada Jumat (12/09) lalu.

Kegiatan yang terangkum dalam Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) 2020 ini, bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Diantaranya melalui upaya peningkatan aksesibilitas, sanitasi lingkungan, penyelesaian krisis air bersih yang akan dikerjakan selama 12 - 19 September 2020.

“Jadi kami fokus pada pembangunan pipa sejauh kurang lebih 2 KM untuk penyaluran air bersih ke penduduk desa. Ada 48 mahasiswa UPJ juga yang melakukan pelatihan untuk anak-anak sekolah, pemuda karang taruna, dan juga penyuluhan dari tim dosen ke warga,” terang Chaerul.

Menurutnya, tahun ini menjadi sangat berarti, sebab Dakauri akan mampu berbuat lebih setelah Kemdikbud menganugerahi dana hibah PHP2D tahun 2020. Hibah ini didapatkan setelah berkompetisi dengan banyak sekali perguruan tinggi. 

Sedangkan PHP2D sendiri adalah program Kemdikbud yang memberi ruang serta peluang bagi para agen perubahan, melalui unit-unit kegiatan mahasiswa di kampus tempat mereka menimba ilmu.

Ruang serta peluang untuk memberdayakan masyarakat desa menjadi masyarakat yang aktif, mandiri, berwirausaha dan sejahtera.

Kedepannya, Chaerul berharap Dakauri akan terus memberi kehidupan, membawa perubahan dengan ‘Langkah Kecil untuk Membangun Negeri’.

"Kami juga akan melakukan beberapa kegiatan bakti sosial dan pelatihan di sejumlah tempat di Banten dan Jawa Barat, tentunya yang dekat dengan kampus UPJ. Selain itu juga kegiatan pelatihan dab penyuluhan kepada anak-anak sekolah atau pemuda karang taruna masyarakat desa maupun urban,” tutupnya.(RAZ/HRU)

BANTEN
Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Padam 3 Jam! Ini Jadwal Pemadaman Listrik Bergilir di Tangerang Raya Jumat Ini

Jumat, 19 Juni 2026 | 14:27

Sejumlah wilayah di Tangerang Raya akan mengalami pemadaman listrik bergilir pada Jumat, 19 Juni 2026. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cikokol, Serpong, Teluknaga, dan Cikupa, mengumumkan penerapan manajemen beban sementara

TEKNO
Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Pelanggan Telkomsel di Jabotabek-Jabar Bisa Nobar Piala Dunia Cuma Modal Paket Rp25 Ribu

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05

Menyambut momentum Piala Dunia 2026, Telkomsel bersama TVRI menghadirkan ‘Bola Gembira MAXStream TV’ sebagai solusi agar masyarakat Indonesia di berbagai wilayah, tetap dapat menikmati setiap pertandingan secara lebih fleksibel.

PROPERTI
Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Pemerintah Hapus Batasan Domisili Pembelian Rumah Subsidi, Warga Jakarta Bisa Beli Rumah di Tangerang

Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:39

Kabar baik bagi warga DKI Jakarta yang mendambakan hunian dengan harga terjangkau di kawasan sekitar Ibu Kota.

BANDARA
Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Ngaku Mau Liburan ke Kamboja, 3 WNI Digagalkan Berangkat Kerja Secara Ilegal di Bandara Soetta

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:08

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill