Ada Rumah Rasa Villa Mulai Rp400 Jutaan Hanya 25 Menit dari BSD
Kamis, 21 Mei 2026 | 23:28
Aksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
TANGERANGNEWS.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tangerang Selatan menggelar pemeriksaan swab kepada seluruh8 komisioner dan pegawai. Tes Swab berlangsung di kantor penyelenggara Pilkada tersebut di Jalan Raya Serpong, Setu, Tangsel, Jumat (18/9/2020).
Ketua KPU Tangsel Bambang Dwitoro menjelaskan, tes swab ini dilkukan bagi seluruh pegawai di kantornya. Sebab, kantor KPU itu menjadi lingkungan rawan terpapar Corona setelah satu komisioner dan pegawai positif.
"Seluruh pegawai dan anggota KPU Tangsel itu sebanyak 58 orang, termasuk di dalamnya juga yang sedang magang di kantor KPU, kita periksa. Karena yang bersangkutan ada di lingkungan kantor KPU Tangsel," ucap Bambang di kantornya.
Tes swab tersebut juga atas rekomendasi Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Provinsi Banten.
"Kami koordinasi dengan IDI Banten dan Dinkes, disarankan untuk segera swab ulang. Dengan hasil yang lebih cepat dibandingkan sebelumnya," katanya.
Usai menjalani tes ini, seluruh anggota dan pegawai diwajibkan untuk mengisolasi diri hingga hasil swab diterima.
Hal itu dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran tahapan Pilkada yang selanjutnya, diantaranya penetapan calon dan nomor urut calon. Kedua agenda itu akan digelar di September ini.
"Tadi diinformasikan oleh tim dokter hasilnya itu 1x24 jam. Nantinya kita akan cek bagi yang negatif untuk dapat bekerja work from home. Jadi persentasenya akan dikurangi tidak 100 persen. Itu ada surat edaran dari sekretaris Jendral KPU RI, jadi kita tinggal mengikuti. Sistemnya bergantian," pungkasnya.(RMI/HRU)
TODAY TAGAksesibilitas yang dekat dengan kawasan BSD City Tangerang kini menjadi magnet utama pencari hunian.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang mulai mematangkan menetapkan pembagian wilayah domisili bagi calon peserta didik terkait Seleksi Penerimaan Siswa Baru (SPMB) 2026 untuk jenjang SD dan SMP.
Masyarakat bisa mengecek sendiri apakah KTP atau Nomor Induk Kependudukan (NIK) mereka pernah dipakai untuk pinjaman online (pinjol) tanpa izin.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews