Connect With Us

Tangsel Diguyur Hujan, BPBD: Tidak Ada Titik Banjir

Rachman Deniansyah | Selasa, 22 September 2020 | 12:31

Ilustrasi Hujan. (Istimewa / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) mengklaim tidak ada titik banjir di wilayah Kota Tangerang Selatan, meski diguyur hujan semalaman. 

Hal itu dikatakan Kepala Seksi Tanggap Darurat BPBD Tangsel Ade Wahyudi saat dihubungi, Selasa (22/9/2020). 

"Kalau titik banjir tidak ada. Sampai pagi ini informasi aman," ucap Ade kepada Tangerangnews. 

Kendati demikian, hingga kini pihaknya masih bersiaga di masing-masing titik yang diwaspadai. Pihaknya memiliki tim satgas (Satuan Tugas) yang selalu stand by.

“Kita punya satgas terutama dari anggota di titik titik rawan bencana. Mereka sudah sejak malam," katanya. 

Meski tak menimbulkan banjir, hujan yang mengguyur sejak sore hingga malam hari itu sempat menyebabkan sejumlah wilayah tergenang.

"Kita lihat memang sempat tergenang. Saya enggak begitu hafal titik-titiknya. Jadi memang hanya bersifat genangan setelah hujan surut lagi," tuturnya.

Ade menyebut, setidaknya terdapat lebih dari lima titik yang tergenang akibat hujan semalam.

"Kalau lima sih bisa lebih. Tapi memang sifatnya hanya genangan. Itu semua kita pantau. Jadi kita itu kalau memantau, misalnya hujan sudah berapa lama, deras atau tidak, kalau sudah satu jam kita sudah siap stand by kita pantau. Dimana genangan yang singkat atau berpotensi banjir," pungkasnya.(RAZ/HRU)

PROPERTI
Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Summarecon Tangerang Hadirkan Rumah Lapang di Tepi Danau Harga Rp2 Miliaran

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19:31

PT Summarecon Agung Tbk melalui unit pengembangan Summarecon Tangerang kembali menghadirkan produk hunian terbaru bernama Halia di Cluster Havena Lakes, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill