Connect With Us

Pemakaman Khusus COVID-19 di TPU Jombang Melonjak Drastis, Ini Jumlahnya

Rachman Deniansyah | Rabu, 23 September 2020 | 13:40

Petugas yang lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD) saat memakamkan khusus pasien COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Rabu (23/9/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Lonjakan angka pemakaman terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel. Tercatat hingga September, pemakaman khusus COVID-19 ini telah terisi sebanyak 240 makam.

Kepala pemakaman TPU Jombang Tabroni mengatakan, peningkatan angka pemakaman di Tangsel ini terjadi seiring dengan adanya lonjakan kasus COVID-19. 

Melonjaknya angka pemakaman ini terjadi sejak Agustus lalu. Peningkatan terjadi dua kali lipat dari bulan Juli yang berjumlah 17 pemakaman.

"Kemudian melonjak pada Agustus mencapai 39 total pemakaman dalam sebulan. Kemudian pada September terus mengalami peningkatan hingga 48 total pemakaman yang dilakukan," ujar Tabroni di TPU Jombang, Rabu (23/9/2020).

Petugas yang lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD) saat memakamkan khusus pasien COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Rabu (23/9/2020).

Peningkatan yang cukup drastis itu juga terjadi di setiap harinya. Dalam sehari, petugas dapat memakamkan sebanyak lima pasien COVID-19.

"Ya memang terjadi pelonjakan secara signifikan ada sampai lima atau empat per hari. Biasanya hanya satu atau dua," imbuhnya.

Untuk itu, di tengah meningkatnya kasus ini, Tabroni dan seluruh petugas khususnya penggali kubur terus bersiaga.

"Kalau dulu biasanya kan 24 jam, tapi akhir ini kita mulai pukul 08.00-22.00 malam. Tapi kalau urgent atau penting kita stand by. Pernah sampai pukul 24.00 WIB," ucapnya.

Petugas yang lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD) saat memakamkan khusus pasien COVID-19 di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Jombang, Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, Rabu (23/9/2020).

Saat di lokasi, terdapat satu jenazah yang telah dimakamkan. Menurut informasi yang dihimpun, jenazah tersebut merupakan pasien terinfeksi COVID-19, yang wafat usai menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit swasta di kawasan Bintaro, Pondok Aren, Tangsel.

Dari pantauan Tangerangnews, prosesi pemakaman dijalani dengan penerapan prosedur protokol COVID-19. Jenazah yang telah dimasukkan ke dalam peti, dibawa dan dikubur oleh petugas yang lengkap menggunakan alat pelindung diri (APD).

Usai melangsungkan pemakaman, para petugas pemakaman langsung melepaskan hazmat dan kemudian dibakar. Mereka pun menyemprotkan cairan disinfektan ke sekujur tubuhnya guna mencegah adanya virus yang menempel.

Sebelum meninggalkan pemakaman, terlihat seorang pria yang merupakan keluarga dari jenazah tersebut berbicara lantang kepada para rekan dan kerabat untuk mendoakan jenazah dari rumah masing-masing.

Sebab seusai dengan prosedur pemakaman, pihak keluarga, saudara, dan rekan jenazah hanya dapat menyaksikan prosesi pemakaman dari kejauhan. (RAZ/RAC)

PROPERTI
Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Hadapi Tantangan Backlog Perumahan, LippoLand Kembangkan Hunian Rp100 Jutaan

Jumat, 2 Oktober 2026 | 17:18

Memasuki usianya yang ke-39 di industri properti Tanah Air, LippoLand terus memperluas perannya dari pengembang kawasan menjadi property enabler.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Pria Ditemukan Tewas dengan Usus Terburai di Sepatan, Diduga Korban Pembunuhan Bermotif Dendam

Sabtu, 3 Oktober 2026 | 22:18

Warga Kampung Bayur, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat pria pada Jumat malam 2 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill