Connect With Us

Sehari, 3 Kali Kebakaran Terjadi di Tangsel

Rachman Deniansyah | Rabu, 23 September 2020 | 21:13

| Dibaca : 734

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Tangsel (DAMKAR) saat memadamkan satu unit toko sembako dan bengkel tambal ban, Tangerang Selatan, Rabu (23/9/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Dalam waktu sehari, Kebakaran terjadi di tiga lokasi di Tangsel, yaitu di Kecamatan Ciputat, Pondok Aren, serta Pamulang. 

Insiden pertama, terjadi di Jalan Jombang Raya RT 3/2, Pondok Pucung, Pondok Aren. Si jago merah menghanguskan satu unit toko sembako dan bengkel tambal ban

“Terjadi sekitar pukul 11.43 WIB. Kebakaran itu juga menghanguskan dua unit motor, satu alat pengisian bensin dan satu unit kompresor pengisi angin ban kendaraan," ujar Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Sigit Widodo, kepada Tangerangnews, Rabu (23/9/2020).

Kebakaran ini disinyalir akibat adanya percikan sumber api dari sepeda motor yang berada di samping lokasi kejadian. 

"Akibatnya korban mengalami kerugian hingga kurang lebih Rp120 juta. Kami menerjunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran," katanya. 

Tak berselang lama, kebakaran kembali dilaporkan terjadi di satu unit ruko milik Singgih yang berlokasi di Jalan Cendrawasih Raya, Sawah Baru, Ciputat, Tangsel. 

"Kali ini kebakaran diduga terjadi akibat adanya korsleting listrik pada mobil yang terparkir tidak jauh dari ruko tersebut," tuturnya. 

Nahasnya dalam insiden ini terdapat satu korban luka-luka bernama Sri, yang tidak lain adalah istri pemilik ruko tersebut. 

"Jadi korban (Sri) panik, terus loncat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri hingga luka-luka. Tapi alhamdulillah sekarang sudah baik-baik saja. Tadi langsung dilarikan ke klinik," katanya. 

Selain menyebabkan adanya korban luka, kebakaran tersebut juga  menimbulkan kerugian sekitar  Rp100 juta. 

"Petugas mampu memadamkan api dari pukul 11.50 WIB hingga 13.30 WIB. Kami menerjunkan dua unit mobil pemadam," ucap Sigit. 

Sementara itu insiden ketiga terjadi pada sebuah pabrik tahu milik Salsabila yang berlokasi di Jalan Akasia, Pamulang Timur, Pamulang, Tangsel. 

"Kebakaran terjadi karena tunggu penggorengan pada pabrik tersebut terbakar," ucap Sigit. 

Dalam upaya memadamkan api, kali ini petugas sempat mengalami kesulitan. Meski demikian dalam waktu yang terbilang singkat, api dapat dipadamkan. 

Akibat kebakaran itu, pemilik pabrik tersebut ditaksir mengalami kerugian hingga sekitar Rp50 juta. 

"Kami sempat kesulitan akibat akses jalannya sempit, kita menerjunkan dua unit mobil damkar," pungkasnya. (RMI/RAC)

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

Sehari, 3 Kali Kebakaran Tempat jadi di Tangsel Dalam waktu sehari, terjadi tiga kali musibah kebakaran di Kota Tangerang Selatan. Ketiganya terjadi di kecamatan berbeda yang meliputi Ciputat, Pondok Aren, serta Pamulang. Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel Sigit Widodo saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2020). Insiden pertama, terjadi di Jalan Jombang Raya RT3/2, Pondok Pucung, Pondok Aren. Amukan si jago merah menghanguskan satu unit toko sembako dan bengkel tambal ban. "Terjadi sekitar pukul 11.43 WIB.Kebakaran itu juga menghanguakan dua unit motor, satu alat pengisian bensin dan satu unit kompresor pengisi angin ban kendaraan," ujar Sigit kepada Tangerangnews. Kebakaran ini terjadi disinyalir akibat adanya percikan sumber api dari sepeda motor yang berada di samping lokasi kejadian. "Akibatnya korban mengalami kerugian hingga kurang lebih Rp120 juta. Kami menerjunkan delapan unit mobil pemadam kebakaran," katanya. Tak berselang lama terjadi, musibah kebakaran kembali dilaporkan terjadi di wilayah berbeda. Insiden kedua ini terjadi pada satu unit ruko milik Singgih yang berlokasi di Jalan Cendrawasih Raya, Sawah Baru, Ciputat, Tangsel. "Kali ini kebakaran diduga terjadi akibat adanya korsleting listrik pada mobil yang terparkir tidak jauh dari ruko tersebut," tuturnya. Nahasnya,dalam insiden ini terdapat satu korban luka-luka bernama Sri, yang tidak lain adalah istri dari pemilik ruko tersebut. "Jadi korban (Sri) panik, terus loncat dari lantai dua untuk menyelamatkan diri hingga luka-luka. Tapi Alhamdulillah sekarang sudah baik-baik saja. Tadi langsung dilarikan ke klinik," katanya. Selain korban luka, amukan si jago merah itu juga membuat korban menhalami kerugian hingga kurang lebih Rp100 juta. "Petugas mampu memadamkan api dari pukul 11.50 WIB hingga 13.30 WIB. Kami menerjunkan dua unit mobil pemadam," ucap Sigit. Sementara itu insiden ketiga terjadi pada sebuah pabrik tahu milik Salsabila yang berlokasi di Jalan Akasia, Pamulang Timur, Pamulang, Tangsel. "Kebakaran terjadi karena tungku penggorengan pada pabrik tersebut terbakar," ucap Sigit.

A post shared by TangerangNews (@tangerangnewscom) on

TEKNO
Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Kenapa Anda Harus Beralih ke Lampu LED?

Rabu, 30 September 2020 | 13:30

TANGERANGNEWS.com-Seiring berjalannya waktu kemajuan teknologi semakin penuh inovasi, seperti lampu LED (Light-Emitting Diode) yang telah dirancang untuk bereaksi terhadap gerak dan cahaya

NASIONAL
Warga Tangerang 4 Tewas 1 Luka dalam Kecelakaan Maut di Bogor, Ini Identitasnya

Warga Tangerang 4 Tewas 1 Luka dalam Kecelakaan Maut di Bogor, Ini Identitasnya

Minggu, 18 Oktober 2020 | 12:55

TANGERANGNEWS.com-Insiden kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Puncak Bogor, Kampung Sampay, Desa Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu (17/10/2020) dini hari

BISNIS
Bingung Salurkan Hobi? Kini Hadir IndoHobi.id di Tengah Pandemi

Bingung Salurkan Hobi? Kini Hadir IndoHobi.id di Tengah Pandemi

Sabtu, 3 Oktober 2020 | 20:37

TANGERANGNEWS.com-Pandemi COVID-19 mengakibatkan hampir seluruh aktifitas

AYO! TANGERANG CERDAS
Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Selama Ini Kena Hoax, Ternyata Terdapat 7 Manfaat Mandi Malam Hari 

Kamis, 17 September 2020 | 10:48

TANGERANGNEWS.com- Cerita di Indonesia selama ini mengenai larangan mandi di malam hari membuat kita terpengaruh. Mitos dan hoax mengenai kesehatan memang banyak beredar di masyarakat, terutama dahulu

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil