Connect With Us

Disesaki Pengunjung, Kafe di Serpong Didenda Satpol PP Rp5 Juta

Rachman Deniansyah | Jumat, 25 September 2020 | 23:06

| Dibaca : 2380

Personel Satpol PP Tangsel saat menindak pengelola kafe yang melanggar PSBB yang berlokasi di Jalan Camat, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (25/9/2020) malam. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Kafe Kebun Latte yang berlokasi di Jalan Camat, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan dirazia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Jumat (25/9/2020) malam. 

Salah satu lokasi yang tengah digandrungi muda-mudi itu diberi sanksi lantaran telah melanggar Peraturan Wali Kota Tangsel (Perwal) Nomor 32 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). 

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Tangsel Muksin Al-Fachry mengatakan tindakan tegas berupa denda kepada pemilik atau pengelola kafe tersebut. 

"Razia di Kafe Kebon Latte didapati pelanggaran pasal 10 ayat 3. Sehingga pihak pengelola kita denda Rp5 juta," ujar Muksin saat dikonfirmasi. 

Dasar sanksi oleh Satpol PP, karena pengelola kafe membiarkan tempat usaha itu dipenuhi pengunjung lebih dari 50 persen. 

Personel Satpol PP Tangsel saat menindak pengelola kafe yang melanggar PSBB yang berlokasi di Jalan Camat, Ciater, Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (25/9/2020) malam.

"Kalau pengunjungnya sendiri enggak melanggar karena lengkap dengan maskernya. Tapi pelanggarannya karena penuhnya. Tentunya yang melanggar pemilik atau pengelola kafe, bukan pelanggannya," jelas Muksin. 

Uang denda itu, disebut Muksin langsung didistribusikan ke Kas Daerah.

"Sesuai dengan Perwal ya, uangnya disetorkan ke kas daerah. Kalau pengelolaan (uang denda) bukan kita tentunya. Satpol PP hanya menarik denda, kemudian disetorkan ke kas daerah," tutupnya. (RMI/RAC)

KAB. TANGERANG
Sepekan Menikah Cekcok dengan Istri, Pria Bunuh Diri di Tigaraksa Tangerang

Sepekan Menikah Cekcok dengan Istri, Pria Bunuh Diri di Tigaraksa Tangerang

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 20:50

TANGERANGNEWS.com-Firman Erison,31, warga Kampung Sukamulya RT 03/03 Kecamatan

NASIONAL
Penolakan UU Cipta Kerja Munculkan Seruan Pembangkangan Sipil di Indonesia

Penolakan UU Cipta Kerja Munculkan Seruan Pembangkangan Sipil di Indonesia

Jumat, 23 Oktober 2020 | 08:34

TANGERANGNEWS.com-Undang-undang Cipta Kerja yang sudah disahkan oleh

SPORT
7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

7 Bulan Terhenti, Persita Harap Kepastian Kelanjutan Liga 1 2020

Jumat, 16 Oktober 2020 | 17:57

TANGERANGNEWS.com–Persita Tangerang menyayangkan belum pastinya kelanjutan

"Putuskan Hubungan pada orang palsu untuk alasan yang benar. Bukan memutuskan orang benar dengan alasan Palsu."

Rather Aadil