Mengenal Teknologi Photobiomodulation (PBM) untuk Perawatan Kulit Tingkat Sel
Jumat, 4 September 2026 | 22:14
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TANGERANGNEWS.com-Gubernur Banten Wahidin Halim memastikan pelaksanaan Pilkada Tangerang Selatan 2020 mendatang terus berjalan meski di tengah pandemi COVID-19.
Hal tersebut ia sampaikan saat berkunjung ke Puspemkot Tangsel, Jalan Raya Maruga, Ciputat, Tangsel, Kamis (1/10/2020).
“Sesuai dengan gambaran dari Ibu Wali Kota, maupun pihak penyelenggara bahwa Pilkada di Tangsel Insyaallah siap dilaksanakan dengan baik," ujar Wahidin.
Dalam konteks kontestasi politik ini, WH hanya mengikuti seluruh kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kota. Namun dengan cacatan, seluruh peraturan khususnya protokol kesehatan harus dijalani.
"Saya tidak bisa memberikan pesan secara khusus, tapi apa yang dilakukan oleh Ibu Airin ya kita amini. Menurut saya kalau ada kekurangan, kekurangan itu masih dalam proses. Kalau ada yang perlu dibantu, kita bantu," kata WH.
Selaku pihak otoritas di Provinsi Banten, WH menuturkan jika pihaknya akan terus melakukan koordinasi demi lancarnya pagelaran pesta demokrasi ini.
Dalam situasi ini, menurutnya yang terpenting adalah soal penerapan protokol kesehatan, apalagi dengan kondisi Tangsel yang masih menerapkan masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Jika terdapat pelanggaran dalam hal itu, WH sepenuhnya menyerahkan kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
"Bawaslu kan sudah bikin catatan, sudah membuat daftar inventarisasi, sudah melakukan pengklasteran, termasuk juga mengumpulkan data dan Informasi," pungkasnya.(RMI/HRU)
Industri estetika medis dan dermatologi global kini tengah mengalami pergeseran paradigma (shifting).
TODAY TAGJalan Raya Pemda Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, berubah menjadi jalur yang mencekam pada malam hari akibat minimnya Penerangan Jalan Umum (PJU).
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews