Connect With Us

Sukarno Tewas di Pamulang oleh Seutas Tali

Rachman Deniansyah | Kamis, 15 Oktober 2020 | 16:01

Sukarno, 34 tahun, saat ditemukan gantung diri. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Warga Jalan Alam Segar I RT 3/8, Pamulang, Tangerang Selatan geger tas ditemukannya jasad tak bernyawa yang tewas tergantung pada seutas tali berwarna merah, Kamis (15/10/2020) pagi.

Jasad tersebut Sukarno, 34 tahun, ditemukan dengan kondisi lidah menjulur oleh Sri Ningsih, 35 tahun, istri korban sekitar pukul 05.00 WIB.

"Saat istri korban mencari almarhum yang akan berangkat kerja, tetapi tidak ditemukan. Ternyata, saat di kamar mandi ia menemukan almarhum dalam keadaan gantung diri di atas plafon," jelas Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto saat dimintai keterangan oleh TangerangNews.

Melihat suaminya meregang nyawa dengan cara yang mengenaskan, sang istri pun berteriak histeris. Ia pun langsung memberitahu tetangga setempat dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Pamulang.

"Ditemukan bekas jeratan di leher akibat tergantung. Adanya sperma di kelamin korban menandakan korban meninggal karena gantung diri dan tidak ada luka-luka atau tanda kekerasan pada tubuh korban," jelas Totok.

Korban pun langsung dilarikan ke RSUD Tangsel untuk proses pemeriksaan kematian lebih lanjut.

Hingga saat ini, motif atau alasan korban yang nekad menghabisi nyawanya sendiri itu belum diketahui. Polisi masih mendalami peristiwa kematian korban.

"Orangnya tertutup alias pendiam. Enggak tahu masalahnya apa. Istrinya saja enggak tahu. Berdasarkan keterangan sementara saksi-saksi bahwa korban tidak ada masalah dengan kerabat dan keluarganya," pungkasnya.(RMI/HRU)

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

WISATA
Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Tak Maksimal Sumbang PAD, Wisata Kabupaten Tangerang Terkendala Regulasi dan Lahan

Selasa, 6 Oktober 2026 | 19:40

Potensi pariwisata di Kabupaten Tangerang belum memberikan kontribusi maksimal terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill