Connect With Us

Diduga diintimidasi saat Pasang Baliho, Timses Ben-Pilar Dilarikan ke RSU Tangsel

Rachman Deniansyah | Jumat, 30 Oktober 2020 | 18:03

Yusuf, salah satu tim sukses Benyamin-Pilar saat dilarikan ke rumah sakit setelah menerima perlakuan kekerasan dari orang tak dikenal di Pamulang. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Kontestasi politik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Tangerang Selatan yang dihelat Desember 2020 mendatang, kini memanas. 

 

Yusuf, salah satu tim sukses Benyamin-Pilar baru saja menerima intimidasi dari orang tak dikenal saat memasang alat peraga kampanye (APK) di wilayah Pamulang, Tangsel, Jumat (30/10/2020) pagi. 

 

Ia diteriaki oleh pengendara motor dengan kata-kata kasar sambil mencoba ingin menabrak dirinya. Namun nahasnya meski sempat menghindar, Yusuf justru tertabrak oleh kendaraan lain yang sedang melintas.

 

"Kejadiannya terjadi sekitar pukul 08.00 WIB pagi saat memasang banner. Tiba-tiba pengendara tersebut meneriaki tim kita dengan bahasa kasar sambil mau menabrak. Namun tim kita menghindar tapi tertabrak kendaraan lain," ucap Ramlie di Rumah Sakit Umum Tangsel, Jumat (30/10/2020). 

Atas insiden itu, korban harus dilarikan ke rumah sakit terdekat lantaran mengalami patah tulang pada bagian kaki.

 

Ramlie menegaskan, pihaknya akan menempuh jalur hukum. Namun saat ini, belum diketahui identitas pelaku. Seingatnya, saat mengintimidasi itu pelaku mengenakan jaket berwarna coklat. 

 

"Orang yang sengaja mau menabrak itu belum dapat diketahui gitu. Kita akan memproses hukum, karena negara kita ini negara hukum. Kita serahkan ke pihak berwajib," tegasnya.

Ia sangat menyayangkan insiden tersebut. Sebab, intimidasi itu bukan hal pertama yang terjadi. Sebelumnya, intimidasi tersebut telah menyebabkan kendaraan operasional tim mengalami kerusakan.

 

"Di Ciputat Timur mobil Bang Pilar ditimpa pakai batu. Itukan perilaku yang mencoreng Pilkada Tangsel. Kita ingin Pilkada yang damai agar Tangsel itu ke depan lebih unggul, lebih baik lagi," pungkasnya.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BISNIS
Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Beli Motor Honda di Tangerang Dapat Diskon Promo Tahun Baru Sampai Rp2 Juta, Ini Rinciannya

Jumat, 9 Januari 2026 | 20:41

Promo spesial berupa potongan harga sampai Rp2 juta ini berlaku hingga akhir Januari untuk membantu konsumen memiliki motor impian dengan lebih mudah dan hemat.

HIBURAN
Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Penggagas Soundtrack KKN di Desa Penari Ciptakan Lagu Tepis Stereotip Horor Gunung Kawi

Jumat, 9 Januari 2026 | 13:50

Musisi asal Gunung Kawi, Matoha Mino, merilis lagu berjudul Gunung Kawi sebagai bentuk respons terhadap persepsi yang menurutnya keliru dan telah lama berkembang di masyarakat terkait stigma tentang Gunung Kawi

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill