Connect With Us

Polemik Boikot Prancis Bergejolak di Indonesia, Ini Pesan Airin

Rachman Deniansyah | Selasa, 3 November 2020 | 19:00

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany memberikan pesan bagi warganya untuk tetap fokus meningkatkan perekonomian, meski sejumlah gerakan pemboikotan atas sikap Presiden Prancis Emmanuel Macron tengah bergejolak di Indonesia. 

Airin juga meminta warganya untuk tetap mampu menjaga kekondusifan dengan tidak memberikan protes secara berlebihan terhadap pemerintahan Prancis.

"Yang penting bagaimana kita tetap kondusif. Sebagai umat muslim tentu bagaimana kita harus berfikir bahwa Rasulullah sebagai teladan kita semua, tetapi mari kita berfikir bagaimana kita menunjukkan untuk menjalankan perintah dan ajaran-Nya," pesan Airin, Selasa (3/11/2020).

Saat ini, Airin lebih mementingkan untuk menyelesaikan persoalan Pandemi COVID-19 yang masih mewabah di Tangsel ini. 

"Terlebih di masa pandemi ini, harusnya kita lebih fokus untuk bagaimana kita dapat menjaga kesehatan kita," katanya.

Selain itu, di sisi lain Airin juga ingin fokus untuk dapat meningkatkan tingkat perekomomian di Tangsel.

"Jadi boikot atau tidak, kita berharap bisa memberdayakan pelaku UKM dan UMKM," pungkasnya. (RED/RAC)

TANGSEL
Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Pramono Tawarkan Bantu Angkut Sampah dari Tangsel

Kamis, 5 Februari 2026 | 09:42

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan siap Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membantu penanganan persoalan sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) .

OPINI
Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Menambal Lubang Jalan dengan Batu, Menambal Tanggung Jawab Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Baliho “Hati-Hati Jalan Berlubang"

Senin, 2 Februari 2026 | 20:43

Di Kabupaten Tangerang, lubang jalan bukan lagi anomali. Ia telah menjadi pola. Ia hadir bukan sebagai kecelakaan kebijakan, melainkan sebagai hasil dari pembiaran yang sistematis.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill