Connect With Us

Avanza di Serpong Seruduk Nasi Goreng & RS Assobirin

Rachman Deniansyah | Selasa, 10 November 2020 | 23:09

Tampak Minibus mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Raya Serpong sampai menabrak tukang nasi goreng yang sedang berjualan di pinggir jalan. (TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com- Diduga melaju dengan kecepatan tinggi, mobil Avanza dengan nopol B 1069 PRV berwarna putih menyeruduk gerobak nasi goreng yang berada di pinggir Jalan Raya Serpong,  Tangerang Selatan, Selasa (10/11/2020) malam. 

 

Insiden tersebut pun sontak membuat terkejut mereka yang berada di sekitar lokasi. Seperti yang diungkapkan Anan, salah satu penjaga warung kelontong yang berada di sekitar lokasi. 

 

"Nabrak tukang nasi goreng. Posisinya saya lagi ngelayanin. Tiba-tiba ada suara 'Jedur' gitu," ujar Anan kepada Tangerangnews. 

 

Akibatnya, baik gerobak nasi goreng maupun mobil tersebut mengalami kerusakan di bagian depan lantaran menghajar jembatan penyebrangan orang.

 

Beruntung, saat insiden terjadi tak ada pelanggan yang sedang makan di tempat. 

 

"Tukang nasi goreng lagi duduk. Alhamdulillah selamat. Tidak ada yang makan," katanya. 

Sedangkan, untuk sopir yang mengendarai mobil tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit Assobirin. Ia menduga, insiden itu terjadi akibat sopir yang mengantuk.  Sang sopir pun dikabarkan kritis. 

 

"Sopirnya dibawa ke rumah sakit. Yang nabrak saya ga perhatiin dan  saya fokus sama tukang nasi goreng, tetapi di dalam mobil ada beberapa orang yang keluar dari pintu belakang," tutur Anan.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill