Connect With Us

Polres Tangsel Terjunkan Ribuan Personel Polisi

Rachman Deniansyah | Senin, 23 November 2020 | 18:24

Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-Polres Tangerang Selatan akan menerjunkan ribuan personel guna mengawal kelancaran hajat politik Pilkada yang dihelat, 9 Desember 2020 mendatang. 

 

Hal tersebut dikatakan Kapolres Tangsel AKBP Iman Setiawan di Mapolres Tangsel, Senin (23/11/2020).

 

"Kita kurang lebih menerjunkan 1.900 personel," papar Iman saat ditemui.

 

Nantinya, ribuan personel tersebut akan dibagi menjadi sejumlah titik pengawasan.

 

"Baik nanti 500 personel untuk penjagaan TPS, maupun ada pasca tenang melakukan pengawalan terhadap pengamanan kotak suara dan sebagainya," tuturnya.

"Sedangkan untuk pencopotan APK (Alat Peraga Kampanye), per kecamatan itu kita akan mendorong 10 personel dalam masa tenang. Namun yang melakukan pencopotan tetap Satpol PP," imbuhnya. 

 

Ribuan personel tersebut, kata Iman, akan menyebar di seluruh wilayah. Sebab menjelang Pilkada, seluruh wilayah dinilai memiliki tingkat kerawanan.

 

"Semuanya rawan dan Alhamdulillah yang menonjol dari warga Tangsel adalah sadar bahwa damai itu penting. Sehingga Alhamdulillah sekarang ini masih kondusif," pungkasnya.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill