Connect With Us

Tengah Berbonceng 3, Remaja di Pondok Aren Dibacok Hingga Tewas

Rachman Deniansyah | Rabu, 25 November 2020 | 16:24

Polisi berhasil mengamankan para pelaku pembacokan di Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangsel. (TangerangNews / Rachman Deniansyah)

 

TANGERANGNEWS.com-IH, 15, remaja asal Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan menjadi korban pembacokan sekelompok pemuda bersenjata tajam hingga tewas dengan luka parah di bagian lehernya.

 

Kejadian bermula saat korban yang sedang berbonceng tiga dengan rekannya itu, tengah melintas di Jalan Graha Raya Bintaro, Pondok Kacang Barat, Pondok Aren, Tangsel, Kamis (19/11/2020) lalu. 

Tiba-tiba saat melintas tepat pukul 03.00 WIB itu, korban bersama rekannya dihampiri empat pelaku yang salah satunya menenteng senjata tajam jenis celurit atau klewang. Keempat pelaku, diantaranya AS, 18, BR, 17, NH, 17, dan RF, 17. 

 

"Saat berpapasan AS yang membawa celurit itu pangsung menebaskan dan membacok leher korban yang saat itu duduk paling belakang," ungkap Kapolsek Pondok Aren AKP Riza Sativa di Mapolsek Pondok Aren, Rabu (25/11/2020). 

 

Beruntung, dua rekan korban yang duduk tepat di depannya itu tak terkena tebasan senjata pelaku. 

Atas kejadian itu, korban pun mengalami luka parah di bagian leher sebelah kanannya. Korban pun langsung dilarikan ke rumah sakit. 

 

"Dibawa ke rumah sakit di wilayah Ciledug. Korban meninggal dunia saat sudah di rumah sakit," imbuhnya. 

 

Riza menuturkan, modus keempat pelaku, awalnya telah berjanji untuk tawuran.

 

"Semua pelaku itu pelajar. Dari sekolah yang berbeda," katanya. 

 

Atas perbuatannya itu, keempat pelajar yang tangannya telah terborgol itu dikenakan pasal berlapis. 

 

"Pasal 80 Undang-undang RI Nomor 17/2016 tentang perlindungan anak, dan/atau Pasal 338 KUHP, dan/atau Pasal 170 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," pungkasnya.

BANDARA
AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

Minggu, 19 April 2026 | 22:27

AirNav Indonesia melakukan lompatan besar dalam dunia navigasi penerbangan dengan mengimplementasikan Air Traffic Management Automation System (ATMAS).

OPINI
Cara Islam Mengatasi Krisis Energi

Cara Islam Mengatasi Krisis Energi

Minggu, 19 April 2026 | 21:19

Perang Iran vs Israel-AS membuat khawatir negara-negara dikawasan, akan ancaman kelangkaan kebutuhan minyak di negerinya, yang berpotensi menyebabkan timbulnya krisis energi dunia. Tidak terkecuali di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill